Bakal Ada Prodi Baru di UIN Sunan Kalijaga Jogja

Logo UIN Sunan Kalijaga Jogja. - Ist
08 Agustus 2019 22:37 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) berencana membuka satu fakultas dan tiga program studi baru. Hal itu sebagai respon terbitnya PP No 46/2019 tentang Pendidikan Tinggi Keagamaan.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Suka, Sutrisno menjelaskan, fakultas yang akan dibuka adalah Fakultas Teknik. Sedangkan tiga prodi yang akan dibuka antara lain S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Sipil/Arsitektur dan S2 Teknik Industri.

"Kami sedang menggodok proposal pembukaan fakultas dan prodi baru tersebut, direncanakan proposal tersebut sudah siap pertengahan Agustus 2019," kata dia, Kamis (8/8/2019).

Tahap berikutnya, jajarannya mendiskusikan rencana itu bersama senat, perbaikan-perbaikan lalu mengurus izin membuka prodi dan fakultas ke Kementerian.

Selain prodi dan fakultas Teknik, UIN juga akan mendirikan S2 dan S3 Ilmu Hukum. Diharapkan pula Fakultas Kedokteran dapat berdiri paling lama empat tahun ke depan.

Pendirian prodi dan fakultas baru dilakukan untuk merespon tingginya peminat UIN Suka dari tahun ke tahun, sedangkan daya tampung tetap.

Ia tidak memungkiri, rencana masih terkendala keterbatasan prodi, fakultas dan infrastruktur. Kecuali bila UIN Suka meminjam atau menyewa tempat untuk sementara waktu, maka rencana tersebut bisa lebih cepat diwujudkan.

"Menunggu pembangunan kampus di Pajangan cukup lama. Jadi problem utama kami sarana prasarana," ujarnya.

Sutrisno mengatakan, tantangan dan peluang di masa depan akan jauh lebih berat. Mengutip hasil riset dari Ernst and Young, sampai 2020, 50% lebih pekerjaan yang ada akan hilang, lalu diganti dengan pekerjaan yang baru. Sedangkan hasil riset dari McKinsey, sebanyak 50-65% pekerjaaan diperkirakan diganti dengan sistem robot. Untuk itu UIN Sunan Kalijaga memiliki visi misi ke depan untuk bisa menjadi Riset Entrepreneur University, penekanan kehebatan lulusan ke depan dan memberi peran pada peradaban ini.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogja, Prof.Yudian Wahyudi mengatakan, terbitnya PP No 46/2019 tentang Pendidikan Tinggi Keagamaan, menjadi peluang bagi PTKIN untuk bisa mendirikan prodi umum yang setara dengan jumlah prodi agama.

Saat ini, UIN Sunan Kalijaga memiliki sampai 57 prodi, baru sebanyak 18% yang merupakan prodi umum, sisanya prodi keagamaan.

Menurut Yudian, dengan adanya PP 46/2019, UIN bisa mengembangkan prodi agama dan prodi umum dengan rasio 50:50. Tentunya dengan izin Kemenristekdikti.

Adanya PP 46 tersebut menjadi hal yang positif bagi kemajuan PTKIN ke depan. Selain itu, peluang PTKIN untuk bersaing jauh lebih besar.

"Kami [UIN Suka] akan menjadi seperti UII, UMY, jadi fakultas agama seimbang. Kalau negeri, tidak akan memberikan harga terlalu mahal, jadi bisa berjalan berdampingan," ujarnya.