HP Baterai Jumbo Makin Diburu, Kurangi Ketergantungan Powerbank
Tren HP baterai jumbo semakin diminati. Daya tahan lebih lama membuat banyak pengguna mulai mengurangi ketergantungan pada powerbank.
Pelaksanaan wisuda Unriyo di Jogja Expo Center (JEC), Kamis (7/11/2019). /Ist- Dok Unriyo
Harianjogja.com, JOGJA--Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) kembali meluluskan 605 sarjana dan ahli madya. Para lulusan diklaim telah dibekali berbagai kemampuan yang siap bersaing di era teknologi 4.0.
Rektor Unriyo Profesor Santoso menjelaskan dari 605 lulusan yang diwisuda pada periode ini, terdiri atas 350 sarjana, 128 DIV dan 127 jenjang DIII. Dari banyaknya lulusan tersebut, ia meyakini telah siap diterjunkan ke masyarakat terutama bersaing di era teknologi 4.0. Pihaknya optimistis alumni perguruan tinggi yang ia pimpin memiliki keterserapan tinggi di dunia kerja.
"Karena kami mengarahkan kurikulum ini lebih pada teknologi informasi, selain kurikulum nasional yang kami berikan juga dibekali kurikulum lokal sebagai pendamping," terang dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com Kamis (7/11/2019).
Ratusan cendekiawan muda itu secara resmi telah dilantik melalui wisuda dan rapat senat terbuka yang digelar di Jogja Expo Center pada Rabu (6/11/2019). Ia menambahkan, untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing maka dibutuhkan kurikulum yang lebih terarah disertai dengan kualitas dosen serta fasilitas memadai. "Kami terus mengupayakan agar kualitas itu terjaga dengan baik," ucapnya.
Ketua Senat Unriyo Ariyanto Nugroho mengatakan dalam wisuda periode kali ini juga diikuti lulusan asal luar negeri. Tercatat ada tiga orang yang juga mengikuti wisuda, terdiri atas dua orang asal Timor Leste dan satu orang dari Thailand. Ketiganya telah menyelesaikan pendidikan melalui proses akademik yang dijalani dengan lancar. Selain itu ada tujuh sarjana yang dinyatakan lulus dengan IPK sempura yaitu 4,0. "Untuk lulusan tercepat tiga tahun delapan bulan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren HP baterai jumbo semakin diminati. Daya tahan lebih lama membuat banyak pengguna mulai mengurangi ketergantungan pada powerbank.
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
Target Panda Bond Indonesia berpotensi naik di atas USD 1 miliar seiring tingginya minat investor China.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta, distribusi turun. BPBD siaga hadapi kemarau panjang.
Gempa dahsyat di Venezuela tewaskan 235 orang, 250 bangunan hancur, rumah sakit dan bandara terdampak.
Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY meresmikan Sekretariat Bersama Kepemudaan di Kompleks Kantor BPO DIY, pada Jumat (26/6/2026)