Reformasi Polri Perlu Diperkuat untuk Kembalikan Kepercayaan Publik
Reformasi Polri kembali dibahas. Akademisi UII menilai posisi Polri di bawah Presiden penting untuk menjaga profesionalisme dan independensi.
Djaduk Ferianto (kanan) memeluk kakaknya Butet Kartaredjasa (kiri)./Instagram
Harianjogja.com, BANTUL - Aji Wartono sebagai Board of Creatif di Ngayogjazz memastikan gelaran Ngayogjazz 2019 akan tetap dilaksanakan meski pengagasnya yakni Djaduk Ferianto sudah wafat. Ia meyakini, Ngayogjazz tetap dilanjutkan adalah harapan Djaduk.
Dalam even Ngayogjazz nanti pihaknya akan menampilkan karya Djaduk yang sudah dipersiapkan almarhum.
"Ada satu kejutan mas Djaduk di sana yang sudah dipersiapkan Djaduk jauh hari. Ada satu karya beliau dengan sepenuhnya ide beliau yang akan ada di Ngayogjazz," papar Aji kepada awak media, Rabu (13/11/2019).
Namun karya apa yang akan ditampilkan, Aji masih merahasiakannya.
Seniman musik Djaduk Ferianto meninggal dunia pada Rabu (13/11/2019) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Diduga, ia meninggal dunia karena serangan jantung.
Beberapa jam sebelum ia menghembuskan nafas terakhirnya, bapak lima anak tersebut sempat memimpin rapat Ngayogjazz bersama panitia yang lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Reformasi Polri kembali dibahas. Akademisi UII menilai posisi Polri di bawah Presiden penting untuk menjaga profesionalisme dan independensi.
Timnas Indonesia U-19 menang 3-0 atas Myanmar di Piala AFF U-19 2026. Simak hasil pertandingan, evaluasi Nova Arianto, dan rencana rotasi untuk laga berikutnya.
Resort Manager Wanasekar, Khairul Anwar, mengatakan konsep utama yang diusung pengelola ialah menghadirkan pengalaman menyatu dengan alam secara utuh.
Ledakan AI mengubah peta miliarder dunia. Larry Ellison dan Michael Dell mencatat lonjakan kekayaan terbesar sepanjang Mei 2026.
Kanye West menggelar konser akbar di Istanbul, Turki. Pertunjukan itu disebut menjadi salah satu konser terbesar dalam kariernya di tengah berbagai kontroversi.
Pedro Acosta mengaku menikmati duel sengit melawan Marc Marquez di MotoGP Italia 2026. Pembalap KTM itu menilai MotoGP membutuhkan lebih banyak balapan seru sep