Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas dan lava pijar pada Senin (18/2/2019) pagi. Kondisi tersebut terpantau dari daerah Bimomartani, Ngemplak, Sleman./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, SLEMAN - Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas, Minggu (17/11/2019).
Akun Instagram milik BPPTKG mencatat bahwa letusan terjadi pada 10:46 WIB. "Letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo max 70 mm dan durasi 155 detik. Teramati kolom letusan setinggi ±1000 meter. Angin bertiup ke Barat," tulis BPPTKG.
Informasi tersebut sontak membuat warganet ikut berkomentar.
"Mugo"ra ngasi kedaden opo sing ora di karepi warga jogja sekitare...," tulis @ridho_a_sedulur_ngayogyakarta.
Selain berharap agar peristiwa tersebut tetap aman dan terkendali, ada pula warganet yang menginformasikan hujan pasir.
"Km 12 dr barat daya puncak Merapi, hujan pasir ringan saat ini udah reda," tulis @ardianfredy_
""Dukun baru saja hujan pasir ringan min," tulis @binatanimakmur201811.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Kasus kekerasan seksual anak di Klaten terungkap dari buku harian korban. Menteri PPPA kecam keras, pelaku sudah ditetapkan tersangka.
Kulit kusam bisa disebabkan AC dan udara kantor. Simak penjelasan dokter dan tips menjaga kelembapan kulit agar tetap sehat.
Bupati Gunungkidul dorong batik motif tawon sebagai ikon daerah. Sarat filosofi dan berpotensi tingkatkan ekonomi masyarakat.
California tetapkan darurat akibat tangki kimia berisiko meledak di Orange County. Suhu terus naik, potensi ledakan diwaspadai.
Ruko di Solo Baru jadi markas sindikat penipuan internasional. Polisi tangkap 38 tersangka dengan modus investasi kripto palsu.