Duh, Baru 2,8% Masyarakat Indonesia yang Menyikat Gigi dengan Benar
Berdasarkan data, baru 2,8% masyarakat yang sudah melakukan gosok gigi secara benar.
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas dan lava pijar pada Senin (18/2/2019) pagi. Kondisi tersebut terpantau dari daerah Bimomartani, Ngemplak, Sleman./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, SLEMAN - Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas, Minggu (17/11/2019).
Akun Instagram milik BPPTKG mencatat bahwa letusan terjadi pada 10:46 WIB. "Letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo max 70 mm dan durasi 155 detik. Teramati kolom letusan setinggi ±1000 meter. Angin bertiup ke Barat," tulis BPPTKG.
Informasi tersebut sontak membuat warganet ikut berkomentar.
"Mugo"ra ngasi kedaden opo sing ora di karepi warga jogja sekitare...," tulis @ridho_a_sedulur_ngayogyakarta.
Selain berharap agar peristiwa tersebut tetap aman dan terkendali, ada pula warganet yang menginformasikan hujan pasir.
"Km 12 dr barat daya puncak Merapi, hujan pasir ringan saat ini udah reda," tulis @ardianfredy_
""Dukun baru saja hujan pasir ringan min," tulis @binatanimakmur201811.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berdasarkan data, baru 2,8% masyarakat yang sudah melakukan gosok gigi secara benar.
SpaceX meluncurkan 29 satelit Starlink baru sehingga total satelit aktif melampaui 10.400 unit untuk memperluas layanan internet global.
Ombudsman RI mendorong sistem terpadu antarkementerian untuk pengawasan TKA dan pencegahan TPPO agar pengawasan lebih efektif.
Tribute to Erros Djarot di Java Jazz Festival 2026 menghadirkan musisi lintas generasi yang membawakan karya-karya legendaris sang maestro.
Jemaah haji Indonesia yang mengambil nafar tsani mulai bergerak dari Mina ke Makkah setelah menyelesaikan lontar jumrah pada hari Tasyrik ketiga.
Kanker kolorektal dapat dicegah dengan pola hidup sehat, konsumsi sayur dan buah, serta skrining dini melalui program Cek Kesehatan Gratis.