Iran Nilai Kini Waktu Tepat untuk Akhiri Perang dengan AS
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai kini waktu tepat mengakhiri perang dengan AS saat Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat.
Ilustrasi polisi/ Harian Jogja-Rahmat Jiwandono.
Harianjogja.com, DIY - Dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kepolisian DIY akan menerjunkan sebanyak 1.701 polisi.
"Supaya masyarakat dapat menjalankan ibadah, merayakan Natal kemudian juga untuk merayakan tahun baru dengan aman kita turunkan banyak personel," kata Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta [Polda DIY] Irjen Pol Asep Suhendar seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Progo 2019 di Markas Polda DIY, Jumat (20/12/2019).
Sebanyak 1.701 personel itu terdiri atas Polda DIY 301 personel, Polresta Yogyakarta 325 personel, Polres Bantul 260 personel, Polres Kulon Progo 245 personel, Personel Gunung Kidul 245 personel, dan Polres Sleman 325 personel.
Asep mengatakan jumlah personel polisi tersebut masih ditambah dengan kekuatan dari tim gabungan seperti TNI, PMI, Satpol PP, Damkar, Basarnas, organisasi masyarakat, serta instansi lainnya yang jika ditotal keseluruhan mencapai 4.426 personel untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru.
Menurut dia, selama Operasi Lilin Progo 2019 mulai dari 20-30 Desember 2019, aparat kepolisian akan difokuskan untuk mengawal dan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah serta merayakan Tahun Baru 2020 dengan aman.
"Kerawanan untuk yang akan terjadi diperkirakan adalah, satu, adanya kerumunan massa. Oleh karena itu, kita mengamankan kegiatan masyarakat. Kemudian, adanya kemacetan lalu lintas, adanya terorisme, kemudian adanya gangguan kamtibmas konvensional lainnya," kata dia.
Sementara itu, untuk pengamanan tempat-tempat ibadah, menurut Asep, sejumlah personel akan ditempatkan di sejumlah gereja di DIY sesuai dengan tingkat kerawanannya.
"Tentu kita menentukan lapis-lapis kekuatan untuk melakukan penjagaan dan itu sudah kita atur," kata Asep.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai kini waktu tepat mengakhiri perang dengan AS saat Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada 26 Agustus 2026 mendatang.
BMKG memprakirakan curah hujan Kalsel mulai meningkat Oktober 2026, tetapi lahan masih sangat mudah terbakar pada 22-23 Agustus.
Prabowo menegaskan pelaku karhutla akan ditindak. Izin korporasi bisa dicabut jika terbukti melakukan pelanggaran hukum.
LRT Jabodebek mencatat rekor 3,06 juta penumpang pada Juli 2026, tertinggi sejak beroperasi dan tumbuh 21% secara tahunan.
BMKG mencatat 776 titik panas di Kalsel pada Sabtu. Sebaran asap meluas ke Kalteng dan Kaltim, sementara jarak pandang turun hingga 200 meter