Aliansi BEM Solo Desak Pemerintah Tuntaskan Korupsi Tanpa Tebang Pilih
Aliansi BEM Solo desak pemerintah tegas berantas korupsi tanpa kompromi politik dalam forum mahasiswa Solo Raya.
Ilustrasi Gerhana Matahari Cincin./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Fenomena alam berupa gerhana Matahari diperkirakan kembali terjadi di Indonesia. Berdasarkan data astronomis, pada Kamis (26/12/2019) bertepatan 29 Rabiul Akhir 1441 Hijriah, di wilayah DIY akan terjadi Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Sebagian.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY Edhi Gunawan mengatakan jika cuaca cerah maka seluruh kawasan Indonesia termasuk DIY dapat mengamati gerhana Matahari ini. "Kami mengimbau umat Islam untuk melaksanakan salat sunah gerhana Matahari atau yang disebut Salat Kusuf," katanya, Rabu (25/12/2019).
Adapun pelaksanaan salat gerhana dimulai sejak awal terjadinya gerhana di wilayah DIY yaitu pada pukul 10.22 WIB atau saat puncak gerhana yang akan terjadi pada pukul 12.17 WIB.
Kami minta kepada umat Islam DIY agar mendoakan keselamatan bagi bangsa dan negara. "Khususnya di DIY agar kualitas kehidupan yang kita jalani semakin tentram dan nyaman,” pungkas Edhi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aliansi BEM Solo desak pemerintah tegas berantas korupsi tanpa kompromi politik dalam forum mahasiswa Solo Raya.
Tekanan ban yang tepat membuat mobil lebih aman, nyaman, dan hemat BBM. Simak cara menentukan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan.
Satgas PASTI mengungkap empat modus penipuan digital yang marak, mulai dari remote access hingga QRIS palsu.
Pemkab Batang mengambil alih pengelolaan parkir Alun-Alun Bandar untuk mencegah jual beli lapak dan menata ruang publik.
Lebih dari 1.300 RTLH direhabilitasi di DIY pada 2026, namun ribuan rumah di Sleman dan Bantul masih menanti penanganan.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.