Upgrade Mobil Makin Mudah, OLXmobbi Hadir di GIIAS 2026
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
ilustrasi ular kobra/antara
Harianjogja.com, SLEMAN- Kemunculan anakan ular kobra di Gunungkidul dan Klaten Jawa Tengah, baru dirasakan di wilayah Sleman. Pertugas pemadam kebakaran (Damkar) mengevakuasi anakan ular kobra di wilayah Ngemplak, Sleman.
Kepada Harianjogja.com, salah seorang pertugas Damkar Sleman Antok Zawer mengatakan petugas Damkar mengevakuasi anakan ular kobra pada Selasa (24/12/2019) sore. Saat itu, ada laporan masuk ke mako ada anakan ular kobra yang masuk ke rumah warga. "Lokasi tepatnya di Puri Domas Ngemplak Sleman," katanya, Rabu (25/12/2019).
Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung meluncur ke lokasi. Alhasil satu anakan ular kobra yang bersembunyi di dalam rumah berhasil ditangkap. Anakan ular tersebut kemudian berhasil dievakuasi.
Menurut Antok, ini pertama kali tertangkapnya anakan ular kobra di wilayah Sleman. Hanya saja dia enggan mengait-ngaitkan kejadian serupa yang terjadi wilayah Klaten dan Gunungkidul. "Untuk laporan resmi yang masuk dan kami tangkap ujarnya baru satu. Ada juga laporan yang masuk tetapi ularnya tidak kami temukan," kata Antok.
Dijelaskan Antok, anakan ular kobra itu sama berbahayanya dengan ular kobra dewasa. Oleh karenanya, warga jangan pernah mengmbil resiko untuk menangkap dengan tangan kosong. "Pergunakn tongkat, galah atau kayu yang panjang untuk menghalau seperti yang dilakukan tim kami," katanya.
Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan mengakui jika sampai saat ini belum ada laporan resmi masuk ke BPBD Sleman terkait kemunculan ular kobra di wilayah Sleman. "Kami belum menerima satupun laporan," katanya.
BPBD, katanya, memiliki tim untuk mengatasi masalah tersebut laiknya tim yang mengevakuasi rumah-rumah tawon yang dilaporkan warga. Jika ditemukan ular kobra di sekitar rumah, kata Makwan, warga diminta untuk menghubungi BPBD Sleman maupun Pemadam Kebakaran. "Kami memiliki tim menangani laporan yang masuk," katanya.
Adapun nomor yang bisa dihubungi saat menjumpai ular atau sejenis hewan berbahaya lainnya di dalam rumah, ataupun keadaan darurat lainnya, warga bisa menghubungi 02742898350 untuk petugas dari TRC BPBD Sleman dan 0274868351 untuk petugas Damkar Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.