Pembangunan Jalan Tol Kulonprogo Mulai Masuk Konsultasi Publik

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Nicolous Irawan
03 Februari 2020 21:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Pemerintah Kabupaten Kulonpogo menyelenggarakan konsultasi publik dalam rangka menyambut pembangunan jalan tol Jogja-Solo. Kegiatan yang dihadiri seluruh panewu dan lurah di daerah terdampak tol itu dilangsungkan di Ruang Sermo, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Senin (3/2/2020).

Sekretaris Daerah Kulonpogo, Astungkoro mengatakan konsultasi publik ini sebagai sarana bagi seluruh panewu dan lurah di wilayah terdampak untuk memberikan masukan terkait penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

“Ini kesempatan yang kita tunggu-tunggu, melalui acara ini kita selaku kepala daerah dapat memberikan masukan kepada tim yang nantinya akan digunakan dalam penyusunan Amda;L” tutur Astungkoro.

Plt.Direktur Utama PT Adhi Karya, Pristie mengatakan konsultasi publik ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menampung aspirasi publik serta memberikan penjelasan kepada kepala daerah terkait pembangunan jalan tol Jogja-Solo.

Pristie menyebutkan, ada lima kapanewon di Kulonprogo yang akan terdampak proyek ini, antara lain Sentolo, Nanggulan, Wates, Kokap dan Temon. "Dan satu kecamatan di Kabupaten Bantul yakni Sedayu," ujarnya.

Perlu diketahui pembangunan jalan tol ini termasuk dalam rencana induk percepatan pembangunan ekonomi kawasan di Jawa Tengah sesuai Perpres 79/2019 tentang tentang Percepatan pembangunan ekonomi kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobogan, Kawasan Purworejo-Wonosobo-Magelang-Temanggung dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang.

Adapun Tol Solo-Yogya-Kulonprogo bagian satu dari sekian konsesi ruas tol tersebut. Jalur ini rencananya akan sepanjang 93,14 km dengan titik akhir di Temon. Terdapat tiga pintu keluar (exit toll) di Kulonprogo, masing-masing Kapanewon Sentolo, Wates, dan Temon.