Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, KULONPROGO-Pemerintah Kabupaten Kulonpogo menyelenggarakan konsultasi publik dalam rangka menyambut pembangunan jalan tol Jogja-Solo. Kegiatan yang dihadiri seluruh panewu dan lurah di daerah terdampak tol itu dilangsungkan di Ruang Sermo, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Senin (3/2/2020).
Sekretaris Daerah Kulonpogo, Astungkoro mengatakan konsultasi publik ini sebagai sarana bagi seluruh panewu dan lurah di wilayah terdampak untuk memberikan masukan terkait penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).
“Ini kesempatan yang kita tunggu-tunggu, melalui acara ini kita selaku kepala daerah dapat memberikan masukan kepada tim yang nantinya akan digunakan dalam penyusunan Amda;L” tutur Astungkoro.
Plt.Direktur Utama PT Adhi Karya, Pristie mengatakan konsultasi publik ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menampung aspirasi publik serta memberikan penjelasan kepada kepala daerah terkait pembangunan jalan tol Jogja-Solo.
Pristie menyebutkan, ada lima kapanewon di Kulonprogo yang akan terdampak proyek ini, antara lain Sentolo, Nanggulan, Wates, Kokap dan Temon. "Dan satu kecamatan di Kabupaten Bantul yakni Sedayu," ujarnya.
Perlu diketahui pembangunan jalan tol ini termasuk dalam rencana induk percepatan pembangunan ekonomi kawasan di Jawa Tengah sesuai Perpres 79/2019 tentang tentang Percepatan pembangunan ekonomi kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobogan, Kawasan Purworejo-Wonosobo-Magelang-Temanggung dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang.
Adapun Tol Solo-Yogya-Kulonprogo bagian satu dari sekian konsesi ruas tol tersebut. Jalur ini rencananya akan sepanjang 93,14 km dengan titik akhir di Temon. Terdapat tiga pintu keluar (exit toll) di Kulonprogo, masing-masing Kapanewon Sentolo, Wates, dan Temon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Balita 3 tahun di Pleret Bantul ditemukan terikat dan dilakban. Polisi selidiki dugaan KDRT, ibu disebut alami depresi.
OTT KPK di Imigrasi Jakarta Barat tangkap belasan orang. Ditjen Imigrasi pastikan layanan tetap berjalan normal.
Minum teh pagi atau sore ternyata beda manfaat. Simak penjelasan ahli soal waktu terbaik minum teh untuk kesehatan dan tidur.
Serangan bersenjata di Bangsamoro Filipina menewaskan 4 orang. Polisi menduga motif terkait transaksi narkoba ilegal.
IHSG merosot hampir 5 persen dipicu sentimen global dan pelemahan rupiah. Investor beralih ke aset aman, ini analisis lengkapnya.