Guru di Magelang Didorong Adaptif Hadapi Generasi Digital, Ini Tantangannya
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Ilustrasi hujan lebat./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga untuk waspada dengan kemungkinan terjadinya hujan disertai petir dan angin kencang di Sleman, Gunungkidul utara dan Kulonprogo utara yang diperkirakan terjadi pada Kamis (6/2/2020) siang atau sore hari.
Adapun secara keseluruhan wilayah Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul diperkirakan cerah berawan pada siang hari, Sleman dan Kota Jogja hujan lokal.
Pada malam hari, wilayah Bantul dan Gunungkidul diprediksi cerah berawan, sedangkan wilayah Sleman, Jogja dan Wates diprediksi berawan. Pada malam hari, kelima wilayah di DIY diprediksi berawan.
Suhu udara diperkirakan bervariasi dengan kisaran 23 hingga 31 derajat celcius, dengan kelembaban 65 hingga 95%.
Di laut selatan, gelombang diperkirakan setinggi 1 hingga 1,5 meter dengan arah angin dari selatan ke utara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
DPRD Bantul meminta BPBD dan masyarakat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi angin kencang, pohon tumbang, dan genangan saat pancaroba.
Menteri LH Jumhur Hidayat mendorong pemulihan tata air gambut melalui water intake dan sekat kanal untuk mencegah karhutla di Sumatera Selatan.
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Pemkab Gunungkidul memecat Lurah Bohol Margana setelah kasus korupsi anggaran kalurahan 2022-2024 berkekuatan hukum tetap.
Sebanyak 168 atlet mengikuti Kejurkot Sepatu Roda Kota Jogja 2026. Ajang ini menjadi sarana pembinaan dan penjaringan bibit unggul.