BKPBT Seleksi Wakil DIY

Para pemenang lomba Hanyu Qia berfoto bersama Ketua BKPBT DIY Jimmy Sutanto (keempat kiri) dan Ketua Paguyuban Warga Tionghoa BP Yogyakarta Muwardi (ketiga kanan), Minggu (9/2)./ Ist. - BKPT DIY\\n\\n\\n\\n
20 Februari 2020 08:22 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Tionghoa (BKPBT) DIY menggelar seleksi untuk mencari wakil DIY dalam lomba Hanyu Qiao tingkat nasional. Seleksi digelar dalam bentuk lomba di Hartono Mall, Sleman, Minggu (9/2).

Sekretaris BKPBT DIY Nicodemus Sanny menyebutkan Chinese Bridge Chinese Proficiency Competition atau lebih sering disebut lomba Hanyu Qiao merupakan lomba bahasa Mandarin dunia yang diselenggarakan oleh Hanban. "Hanban merupakan sebuah lembaga Pemerintah Tiongkok setingkat kementerian yang mengurus perkembangan pengajaran bahasa Mandarin pada penutur asing di seluruh dunia," kata dia, Rabu (19/2).

Pada 2020 ini, ia mengatakan Hanyu Qiao untuk tingkat perguruan tinggi akan masuk tahun ke-18 dan tingkat sekolah menengah pada tahun ke-13. Peserta lomba diambil dari seluruh dunia dengan seleksi yang ketat melalui kedutaan Tiongkok di masing-masing negara.

Kemudian, semua peserta dari seluruh dunia ini akan adu kepandaian dalam berbahasa Mandarin, kemampuan di segi seni budaya Tiongkok, dan pengetahuan tentang sastra, sejarah, geografi Tiongkok, juga kebijakan pemerintah Tiongkok yang berpengaruh ke dunia.

"Untuk negara Indoneisa, KBRT di Jakarta tiap tahun akan mengundang berbagai wakil peserta dari seluruh Indonesia untuk berlomba mendapatkan hak menjadi wakil Indonesia di ajang bergengsi ini," terang dia.

Ia menjelaskan DIY ikut berpartisipasi dalam ajang ini. Sejak tiga tahun terakhir ini, tiap tahun pasti ada prestasi yang bisa dibawa pulang ke DIY. Untuk mendapatkan wakil DIY yang akan berangkat ke Jakarta pada lomba tingkat nasional, maka BKPBT melakukan seleksi dalam bentuk lomba.

Dalam lomba seleksi yang berlangsung mulai 13.00-18.00 WIB, akhirnya mendapatkan empat peserta tingkat SMA/SMK dan tiga peserta tingkat perguruan tinggi yang akan menjadi wakil DIY maju ke tingkat Nasional. Ketujuh peserta ini, satu berasal dari SMA Olifant, satu dari SMAN 1 Jogja, dua dari SMA Budi Utama, dan tiga mahasiswa UGM. "Lomba tingkat nasional ini direncanakan digelar pada Mei di Jakarta," kata dia.