Disnakertrans DIY Gelar Edukasi Verifikasi Data Serikat Buruh
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY mendorong pemutakhiran data keanggotaan serikat pekerja secara berkala.
Ketua STIM YKPN Suparmono-Ist/STIM YKPN
Harianjogja.com, SLEMAN—Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIM YKPN) menggelar wisuda sarjana dan ahli madya semester ganjil tahun akademik 2019-2020, Sabtu (29/2) ini di Hotel Alana. Dalam wisuda kali ini kampus menekankan pentingnya sertifikasi tenaga kerja.
Pada wisuda kali ini ada beberapa wisudawan yang meraih prestasi terbaik. Di jenjang Diploma III, nilai tertinggi dicapai Riananda Dewi Trianindita dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sebesar 3,90. Jenjang strata 1 Program Studi Manajemen, yang lulus dengan predikat pujian (IPK di atas 3,51) mencapai 25 orang, atau sebesar 43% dari seluruh wisudawan. IPK tertinggi dicapai oleh Isti Ismiyati dengan IPK sebesar 3.98.
Sebelum pelaksanaan wisuda STIM YKPN membekali calon wisudawan dengan harapan para lulusan mampu melejitkan kesuksesan karier.
Selain itu juga memiliki sikap mental positif, kreatif dan inovatif dalam meniti karier saat bekerja maupun berwirausaha. Pembekalan wisudawan digelar Jumat (28/2/2020) dengan narasumber Mira Aliza Rahmawati, dosen di Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia, psikolog, staf di RS Jogja International Hospital (JIH) serta Vidia Istiqomah selaku alumni STIM YKPN.
Ketua STIM YKPN Suparmono menyampaikan setelah terbitnya UU Ketenagakerjaan No.13/2003 dilanjutkan dengan keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) No.23/2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta sejumlah aturan terkait, menunjukkan sertifikasi tenaga kerja di berbagai sektor industri semakin meningkat.
Sertifikasi kompetensi tenaga kerja bertujuan membantu tenaga kerja dalam promosi profesinya di pasar tenaga kerja, membantu tenaga kerja merencanakan karier, membantu pengakuan kompetensi lintas sektor dan lintas negara, membantu tenaga profesi meyakinkan kepada organisasi atau industri dan kliennya bahwa dirinya kompeten dalam bekerja atau menghasilkan produk atau jasa.
“STIM YKPN dalam menanggapi peraturan pemerintah tersebut telah melakukan beberapa upaya agar setiap mahasiswa dan lulusan STIM YKPN memiliki kompetensi dan sertifikasi dalam bidang tertentu sebagai bekal alumninya menghadapi dunia kerja lokal di Indonesia maupun regional,” kata Suparmono, melalui rilis, Jumat (28/2/2020).
Beberapa sertifikasi yang dapat diperoleh mahasiswa dan alumni STIM YKPN adalah sertifikasi ekspor dan impor, perpajakan, pasar modal, perbankan dan sertifikasi lembaga pembiayaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY mendorong pemutakhiran data keanggotaan serikat pekerja secara berkala.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.