Bupati Bantul Kini Jalani Karantina Mandiri setelah Besuk ASN yang Positif Corona

Bupati Bantul Suharsono dalam acara Sarasehan Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0 di Ruang Mandala Saba, kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Senin (17/6/2019).- Harian Jogja - Ist
21 Maret 2020 23:22 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Bupati Bantul Suharsono menjalani isolasi mandiri setelah membesuk pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus Corona di wilayah ini.

Pasien tersebut adalah pejabat publik yang merupakan salah satu aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di instansi vertikal di Bantul. Namun saat ini kondisi Suharsono dalam keadaan sehat dan hasil pemeriksaan Covid-19 dinyatakan negatif.

Hal tersebut diakui Suharsono dalam statusnya di media sosial Facebook terkonfirmasi yang diunggah pada Sabtu (21/3/2020) malam, sekitar pukul 21.22 WIB. Dalam status yang sudah dikonfirmasi langsung oleh Suharsono, ia menuliskan perlunya menyampaikan kondisinya saat ini ditengah informasi yang simpang siur. Ia mengaku memang dirinya membesuk ASN yang dinyatakan positif tersebut Covid-19, beberpa waktu lalu di salah satu rumah sakit swasta.

Pada saat membesuk pasien tersebut, kata Suharsono, pihak rumah sakit tidak mendeteksi adanya infeksi Covid-19 sehingga pihak rumah sakit mengizinkannya membesuk. Selang beberapa hari pasien tersebut juga dierbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik .

Beberapa hari kemudian, ASN yang dibesuk tersebut kembali memeriksakan diri ke Rumah Sakit Umum Daerah panembahan Senopati Bantul. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium pasien itu dinyatak positif terinfeksi Covid-19.

“Kemudian saya melakukan cek kesehatan. Alhamdulillah hasilnya negatif. Namun begitu sesuai protokol kesehatan saya melakukan isolasi mandiri yang insya Allah berakhir Senin besok,” kata Suharsono dalam statusnya.

Meski menjalani karantina mandiri, namun ia memastikan jalannya pemerintahan tetap berlangsung dengan menggunakan teknologi informasi yang sudah ada. Ia mengimbau kepada masyarakat Bantul khususnya untuk melaksanakan instrutksi Bupati Bantul yang sudah ia tanda tangani, beberapa waktu lalu.

“Saya berusaha mengerahkan segala sumber daya yang ada untuk mencegah semakin meluasnya persebaran virus [Covid-19) ini. Mari kita bersama-sama memeranginya,” kata dia.

Suharsono juga memohon do'a dan dukungan dari segala elemen masyarakat agar dirinya senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan.

Saat dimintai konfirmasi terkait statusnya tersebut Suharsono membenarkan dan mempersilakan Harianjogja.com mengutip statusnya di media sosial. “Ya monggo memang saya bezoek [besuk]di RS UII 10 hr Yll [di Rumah Sakit UII 10 hari yang lalu] dan belum terdeteksi kena Corona maka waktu itu banyak dari pejabat Kajati juga yg bezoek,” kata Suharsono, melalui pesan singkat selular, Sabtu malam.