30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Ilustrasi virus Corona. /REUTERS-Dado Ruvic
Harianjogja.com, BANTUL- Data pasien yang dinyatakan positif terjangkit Coronavirus Disease atau Covid-19 di Bantul bertambah dua orang menjadi tiga orang. Penambahan ini dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, Rabu (25/3/2020).
Sri Wahyu mengatakan pasien yang sedang dirawat inap per 25 Maret 2020 ini sebanyak 20 orang pasien dalam pengawasan (PDP), tiga orang pasien confirm positif Covid-19, dan dua orang dalam pemantauan (ODP)
Tiga pasien yang positif Covid-19 adalah, “Satu orang yang di rawat di RSPS [Rumah Sakit Umum daerah Panembahan Senopati Bantul adalah paaien lama. Sedangkan hari ini, 25 Maret ada dua pasien konfirm baru dengan rincian satu orang di RSPS dan satu orang di RS Panti Rapih,” kata Sri Wahyu yang biasa disapa dokter Oky.
Oky menjelaskan dua pasien baru positif Covid-19 itu satu orang deswasa dan satu orang anak-anak. Untuk anak-anak usianya tujuh tahun dan kini sedang menjalani perawatan di RSUD Panembahan Senopati. Pasien tersebut asal Kecamatan Bambanglipuro.
Sementara satu pasien positif lainnya yang di rawat di Panti Rapih pasien dewasa usia 71 tahun asal Kecamatan Kasihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
CKG Lansia digelar tiap tiga bulan di 45 kelurahan Kota Jogja untuk mendeteksi dini penyakit dan memperkuat kesehatan lansia.
MK menggelar sidang pengucapan putusan atau ketetapan 17 perkara pada Jumat pukul 14.00 WIB, termasuk uji KUHP dan UU Polri.
BPH Migas menyebut distribusi B50 sejak 1 Juli 2026 berjalan lancar dan kendaraan dapat menggunakannya secara normal.
Studi Formasi Nanggulan di Kulonprogo mengungkap keunikan batuan endapan badai purba yang menarik untuk terus diteliti.
DPRD Kulonprogo mendorong pemutakhiran data desil secara berkala dengan melibatkan kalurahan dan verifikasi langsung di lapangan.