Bulog Terapkan Formula 2-3-4 untuk Jaga Mutu Beras SPHP
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
Letusan Gunung Merapi mirip tangan./Tangkapan layar-Suara.com
Harianjogja.com, SLEMAN - Gunung Merapi diketahui mengalami erupsi sebanyak tiga kali sejak Jumat (27/3/2020) hingga Sabtu (28/3/2020) pagi.
Berdasarkan laporan dari BPPTKG, erupsi tercatat dengan seismogram dengan amplitudo 50 milimeter dengan durasi letusan 180 detik.
Tercatat tinggi kolom erupsi pada Sabtu pagi mencapai 2.000 meter dengan arah angin saat erupsi ke Barat.
Selain karena meletus sebanyak tiga hari kurang dari 24 jam yang cukup menjadi perhatian, letusan terakhir Merapi pada Sabtu pagi serupa penampakan tangan sedang menengadah.
Fenomena tersebut seperti yang diunggah oleh akun radio komunitas @MMCfm. Dalam video berdurasi singkat tampak kepulan asap letusan merapi terlihat menyerupai telapak tangan. Ini seperti diungkap sejumlah netizen.
"Bentuknya kaya tangan ya," kata @arifaaaaa_.
"Tangane sapa kuwe yaaaaa gedete temen yaaaa?" kata @SiskamlingBms.
"Kukuse ngepel__JogjaKuduKuat," tulis @gentholuka.
"Gambarnya tangan ya om minta doa tu om," tulis @agecoy21.
"Seperti tangan," kata @saaipulxrohman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.