Penanggulangan Corona, Pemkab Kucurkan Dana Rp21 Miliar

Foto dari bentuk tiga dimensi model Virus Corona. - Reuters/ Dado Ruvic
29 Maret 2020 20:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menyiapkan alokasi anggaran Rp21,34 miliar untuk percepatan penanggulangan penyebaran Covid-19. Jumlah ini masih bisa bertambah karena kebijakan disesuaikan dengan kondisi dan situasi terkini.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Saptoyo, mengatakan jajarannya bersama-sama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terus bekerja untuk merealisasikan upaya percepatan penanggulangan Covid-19. Sesuai dengan pengajuan rencana anggaran belanja untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) dan RSUD Wonosari, Pemkab menyepakati mengalokasikan anggaran Rp21,34 miliar.

Adapun rinciannya sebesar Rp12,869 miliar diberikan ke Dinkes untuk penambahan anggaran puskesmas serta pelayanan pencegahan di pos-pos pintu masuk Gunungkidul, sedangkan Rp8,475 miliar untuk pelayanan pencegahan di RSUD Wonosari. “Dananya sudah tersedia dan sudah dicairkan Rp4,6 miliar untuk kebutuhan di Dinkes,” kata Saptoyo kepada wartawan, Sabtu (29/3/2020).

Untuk pergeseran anggaran guna percepatan penanggulan virus asal China ini, Pemkab menyusun Peraturan Bupati sebagai payung hukum. Saptoyo berjanji dalam waktu dekat akan menyampaikan Perbup tentang Penjabaran APBD dan Penggunakan Belanja Tidak Terduga ke DPRD Gunungkidul. “Meskipun batasnya paling lama satu bulan, tetapi secepatnya kami beritahukan secara resmi ke Dewan,” ujarnya.

Dijelaskan Saptoyo, penyediaan alokasi anggaran Rp21,34 miliar bukanlah akhir dari upaya percepatan penanggulangan. Pasalnya, upaya penanggulangan terus dilakukan karena masih ada pengajuan di tahap berikutnya. “Ini baru tahap pertama. Jadi, pengajuan tahap berikutnya disesuaikan dengan kebutuhan,” kata dia.

Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan jajarannya belum mengetahui pasti anggaran untuk penanggulangan Corona. Menurut dia, komunikasi soal anggaran sudah dilakukan, tetapi untuk kepastian nominal masih menunggu pemberitahuan resmi dari Pemkab. “Nanti kalau sudah ada pemberitahuan resmi segera kami umumkan. Yang jelas kami terus berkomunikasi dengan Pemkab agar penanganan dan penanggulangan dilakukan secara cepat,” kata Endah.

Untuk penanggulanan, DPRD Gunungkidul berkomitmen penuh. Endah mencontohkan jajarannya telah menggeser mata anggaran mulai dari kegiatan kunjungan kerja dan kegiatan lain selama Maret hingga Mei untuk membantu upaya percepatan penanggulangan Covid-19. “Pergeseran kegiatan untuk penanggulangan sesuai dengan instruksi Presiden. Di DPRD Gunungkidul ada anggaran Rp4 miliar yang dikurangi dan diserahkan ke Pemkab guna penanggulangan Corona,” katanya.