Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, JOGJA-- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta meminta warga untuk waspada potensi terjadinya cuaca estrem, hari ini, Jumat (3/4/2020).
Cuaca ekstrem yang dimaksud yakni hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di wilayah Sleman, Kulonprogo utara, Gunungkidul, Kota dan Bantul.
Adapun rinciannya, Kota Jogja diprediksi pagi cerah berawan, siang hujan disertai petir, malam hingga dini hari berawan.
Sleman diperkirakan pagi hari berawan, siang hujan sedang, malam hingga dini hari berawan.
Bantul diperkirakan pagi berawan, siang hujan disertai petir, malam hujan ringan dan dini hari hujan lokal.
Kulonprogo diperkirakan pagi cerah berawab, siang berawan, malam hujan lokal dan dini hari berawan.
Gunungkidul diprediksi pagi cerah berawan, siang hingga malam hujan sedang dan dini hari berawan.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
BMKG juga memperingatkan potensi terjadinya gelombang tinggi dp pantai selatan DIY yang diperkirakan 2,5 hingga 3 meter. Angin bertiup dari timur laut ke barat daya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Wuling Eksion mencatat 1.500 pemesanan sejak April 2026. Varian listrik murni mendominasi minat konsumen di Indonesia.
IHSG sempat turun hingga 4%, namun BEI menegaskan fundamental pasar kuat dengan pertumbuhan laba emiten mencapai 30%.
KPK mengungkap kasus pemerasan di Imigrasi berawal dari penyelidikan RPTKA 2025. Silmy Karim dan sejumlah pejabat jadi tersangka.
Kelulusan SMP Gunungkidul 2026 mencatat 7.935 siswa lulus. Delapan siswa tidak lulus karena mengundurkan diri sebelum ujian.
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.