KBD 2026 Solo Sasar 3 Kelurahan, Talud dan Saluran Air Dibantu TNI
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (29/5/2026) diprediksi relatif bersahabat dan cenderung cerah di sebagian besar daerah. Berdasarkan prakiraan resmi BMKG DIY, kondisi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan, termasuk rangkaian perayaan Iduladha.
Secara umum, suhu udara di wilayah Jogja berkisar antara 22 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara cukup tinggi, mencapai hingga 99 persen, yang membuat udara terasa hangat dan agak gerah, terutama pada siang hingga sore hari.
Sleman
Wilayah Sleman diperkirakan mengalami kondisi udara kabur sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 22–29 derajat Celsius dengan kelembapan 60–93 persen. Kondisi ini biasanya ditandai dengan langit yang tampak agak buram, namun tidak mengganggu aktivitas secara signifikan. Meski demikian, warga tetap disarankan waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak.
Kota Jogja
Kota Jogja akan didominasi cuaca cerah dengan suhu antara 23–30 derajat Celsius. Tingkat kelembapan berada di kisaran 57–94 persen. Cuaca cerah ini mendukung aktivitas masyarakat, baik untuk ibadah maupun kegiatan ekonomi. Namun, udara yang cukup panas di siang hari bisa menimbulkan rasa tidak nyaman jika tidak diantisipasi dengan baik.
Bantul
Di wilayah Bantul, cuaca juga diprediksi cerah dengan suhu udara 22–29 derajat Celsius. Kelembapan relatif tinggi, mencapai 63–97 persen. Kondisi ini membuat udara terasa lebih lembap, terutama di daerah pesisir. Meski cerah, potensi hujan ringan tetap ada pada waktu-waktu tertentu.
Kulon Progo
Kulon Progo diprakirakan cerah dengan suhu berkisar 22–28 derajat Celsius dan kelembapan 64–95 persen. Wilayah ini relatif nyaman untuk aktivitas luar ruangan, termasuk kegiatan kurban. Namun, warga di daerah perbukitan tetap perlu waspada terhadap perubahan cuaca lokal.
Gunungkidul
Gunungkidul juga akan menikmati cuaca cerah dengan suhu 22–28 derajat Celsius dan kelembapan 64–92 persen. Kondisi ini cukup ideal untuk aktivitas masyarakat. Meski demikian, wilayah ini dikenal memiliki dinamika cuaca yang cepat berubah, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.
Imbauan BMKG: Tetap Waspada Cuaca Mendadak
BMKG DIY mengingatkan bahwa meskipun cuaca didominasi cerah, hujan ringan masih berpotensi terjadi secara tiba-tiba di beberapa wilayah. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap siap menghadapi perubahan cuaca.
Beberapa langkah antisipasi yang bisa dilakukan antara lain membawa payung atau jas hujan, menggunakan pakaian yang nyaman, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengatur aktivitas luar ruangan di waktu yang lebih sejuk seperti pagi atau sore hari.
Iduladha Berlangsung Lancar
Dengan kondisi cuaca yang relatif kondusif, penyembelihan hewan kurban di hari terakhir di wilayah Jogja diperkirakan dapat berjalan lancar. Cuaca cerah menjadi faktor pendukung utama kelancaran aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca terkini agar tetap aman dan nyaman sepanjang hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.