900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya.ist
Harianjogja.com, SLEMAN— Kecelakaan yang menewaskan empat suporter PSS Sleman di Tol Ngawi–Kertosono, Jawa Timur, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan belasungkawa sekaligus mengimbau suporter lebih mengutamakan keselamatan saat melakukan perjalanan tandang atau away.
Harda mengatakan Pemkab Sleman turut berduka atas meninggalnya empat suporter yang berangkat ke Surabaya untuk mendukung PSS Sleman menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengaturkan ikut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya empat suporter PSS yang berangkat ke Surabaya, Jawa Timur. Mudah-mudahan, almarhum husnul khatimah,” ujar Harda, Minggu (18/10/2026).
Kecelakaan terjadi di Tol Ngawi–Kertosono Km 616+200, Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, sekitar pukul 08.20 WIB. Insiden tersebut melibatkan minibus Toyota Hiace AB 7831 E yang mengangkut sekitar 15 suporter dengan truk tronton H 1872 AG.
Kapolres Madiun, AKBP Ridwan Maliki, mengonfirmasi empat orang meninggal dunia. Seorang korban meninggal di lokasi kejadian, sedangkan tiga lainnya meninggal setelah dibawa ke RSUD Caruban. Enam orang lainnya dilaporkan mengalami luka berat dan ringan.
Dua korban yang telah teridentifikasi merupakan anggota Brigata Curva Sud (BCS), yakni Novan Dika Dwi P dan Fakhri Maulana Al-Zaki.
Pemkab Sleman Siapkan Penanganan
Harda memastikan Pemkab Sleman berupaya membantu penanganan para korban sesuai tugas masing-masing. Ia berharap korban luka segera pulih dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan menghadapi musibah tersebut.
“Bagi yang korban luka-luka, mudah-mudahan cepat sembuh. Saya sudah minta teman-teman di Pemkab Sleman sesuai tugas untuk mengurusi peristiwa di Jawa Timur. Mudah-mudahan kami bisa ikut meringankan semuanya,” katanya.
Di tengah suasana duka, Harda juga berharap kecintaan suporter terhadap PSS dapat menjadi dorongan bagi manajemen klub untuk meningkatkan prestasi tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut.
“Suporter amat cinta kepada PSS. Kami berharap manajemen bisa membawa PSS berprestasi lebih tinggi. Tidak hanya bertahan di Liga 1, semoga PSS menempati ranking atas, syukur-syukur bisa juara,” ujarnya.
Suporter Diimbau Utamakan Keselamatan
Harda secara khusus meminta BCS dan Slemania memperkuat koordinasi sebelum berangkat mendukung PSS di laga tandang. Ia menyarankan penggunaan bus sebagai pilihan transportasi bersama dibandingkan mobil pribadi yang dinilai memiliki risiko lebih besar untuk perjalanan jauh.
“Selalu hati-hati di jalan. Saya sudah minta BCS maupun Slemania untuk berkoordinasi secara baik. Kalau bisa, away pakai bus saja, jangan pakai mobil pribadi karena risiko jauh lebih besar. Saya berdoa dan berpesan supaya kawan-kawan suporter berhati-hati sehingga sehat wal afiat pulang dari Surabaya ke Sleman,” pungkasnya.
Imbauan tersebut menjadi pengingat bahwa dukungan terhadap tim kesayangan perlu berjalan beriringan dengan keselamatan perjalanan. Koordinasi keberangkatan, pemilihan moda transportasi, dan kehati-hatian di jalan menjadi hal penting agar suporter dapat kembali ke rumah dengan selamat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Palangka Raya memperpanjang status darurat karhutla hingga 9 November 2026. Sebanyak 2.458 penerbangan terdampak kabut asap.
Paus Leo XIV kembali tampil di Vatikan setelah operasi paru-paru. Pemeriksaan jaringan mengonfirmasi adanya adenokarsinoma paru-paru.
Polda Jabar membongkar pabrik Tramadol dan Heximer ilegal di Bandung yang mampu memproduksi 8 juta butir obat per hari.
Rusia mendukung upaya negara GCC mencegah perang di Timur Tengah. Sergey Lavrov mengusulkan pembaruan konsep keamanan kolektif kawasan Teluk.
Survei PPI menempatkan Dedi Mulyadi di posisi teratas simulasi elektabilitas cawapres 2029 dengan 21%, mengungguli Gibran.