Prakiraan Cuaca DIY Selasa 3 November: 4 Wilayah Hujan Ringan

Jumali
Jumali Selasa, 03 November 2026 06:07 WIB
Prakiraan Cuaca DIY Selasa 3 November: 4 Wilayah Hujan Ringan

Foto ilustrasi hujan ringan. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) perlu menyiapkan perlengkapan untuk menghadapi hujan saat beraktivitas pada Selasa (3/11/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DIY akan mengalami hujan ringan.

Dari lima kabupaten/kota di DIY, empat wilayah diprediksi diguyur hujan ringan, yakni Kulon Progo, Bantul, Sleman, dan Kota Jogja. Sementara itu, kondisi cuaca di Gunungkidul diprakirakan berawan.

Prakiraan tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat yang hendak bepergian atau menjalankan aktivitas di luar ruangan. Meski intensitas hujan diperkirakan ringan, warga dapat menyiapkan payung atau jas hujan untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca.

BMKG juga memperkirakan suhu udara di seluruh wilayah DIY berada pada kisaran 24 hingga 31 derajat Celsius. Suhu terendah mencapai 24 derajat Celsius, sedangkan suhu tertinggi diprakirakan menyentuh 31 derajat Celsius.

Rentang suhu tersebut berlaku di lima kabupaten/kota, mulai dari Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul, Sleman, hingga Kota Jogja.

Berikut rincian prakiraan cuaca dan suhu udara di wilayah DIY pada Selasa (3/11/2026):

1. Kulon Progo
- Cuaca: Hujan ringan
- Suhu udara: 24–31 derajat Celsius

2. Bantul
- Cuaca: Hujan ringan
- Suhu udara: 24–31 derajat Celsius

3. Gunungkidul
- Cuaca: Berawan
- Suhu udara: 24–31 derajat Celsius

4. Sleman
- Cuaca: Hujan ringan
- Suhu udara: 24–31 derajat Celsius

5. Kota Jogja
- Cuaca: Hujan ringan
- Suhu udara: 24–31 derajat Celsius


Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau memperhatikan kondisi cuaca di wilayah masing-masing. Pengendara kendaraan bermotor perlu menjaga konsentrasi dan mengurangi kecepatan, terutama ketika melintasi jalan yang diguyur hujan karena permukaan jalan berisiko licin.

Sementara itu, warga yang beraktivitas di wilayah dengan kondisi udara kabur, yakni Bantul, Gunungkidul, dan Kota Jogja, disarankan menyalakan lampu kendaraan untuk membantu menjaga keselamatan berkendara.

Masyarakat juga diimbau memantau informasi cuaca resmi secara berkala sebelum melakukan perjalanan atau aktivitas di luar ruangan.

Masa pancaroba atau peralihan musim dari kemarau ke penghujan sering kali ditandai dengan perubahan cuaca yang sangat dinamis, mulai dari panas terik yang mendadak berubah menjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Fenomena alam ini tidak hanya berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan pohon tumbang, tetapi juga berdampak langsung pada penurunan daya tahan tubuh sehingga rentan terhadap berbagai penyakit seperti flu, batuk, demam berdarah, dan gangguan pencernaan.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, serta memantau informasi prakiraan cuaca resmi guna mengantisipasi segala risiko yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online