UPDATE CORONA: ODP Sudah Mencapai 2.552, Ini Data Lengkap Tiap Daerah di DIY

Tangkapan layar peta Sebaran Kasus Covid di DIY versi Pemda DIY. (corona.jogjaprov.go.id)
03 April 2020 22:17 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di wilayah DIY karena diduga terkait dengan Covid-19 terus bertambah, data terbaru Jumat (3/4/2020) mencapai sebanyak 2.552 orang atau naik sebanyak 155 orang dibanding sehari sebelumnya Kamis (2/4/2020) yakni sebanyak 2.379.

Ribuan ODP itu tersebar di seluruh wilayah di DIY. Data tersebut diperbarui oleh laman resmi penanganan Covid-19 di DIY https://corona.jogjaprov.go.id/, Jumat (3/4/2020), pukul 20.00 WIB.

Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 269 orang (sejumlah 301 bila diakumulasi dengan pasien positif). Sebanyak 13 di antaranya meninggal dunia.

Adapun pasien positif sebanyak 31 orang atau bertambah dua orang dari hari sebelumnya yang hanya 29 orang. Tiga di antara pasien positif meninggal dunia, serta tiga pasien sembuh dan sebanyak 25 orang kini dirawat di sejumlah rumah sakit di DIY.

Berikut data sebaran ODP, PDP dan pasien positif di DIY merujuk laman resmi https://corona.jogjaprov.go.id/, Jumat (3/4/2020) pukul 20.00 WIB:

Kota Jogja
ODP: 362
PDP: 38 (MD 2, negatif 18 dan proses pemeriksaan 18)
Positif: 4 (dirawat 2, sembuh 2)

Sleman
ODP: 663
PDP: 71 (MD 2, negatif 20, proses pemeriksaan 49)
Positif: 18 (dirawat 14, MD 3, sembuh 1)

Kulonprogo
ODP: 253
PDP: 11 (negatif 5, proses pemeriksaan 6)
Positif: 1 (dirawat)

Gunungkidul
ODP: 751
PDP: 32 (MD 2, negatif 3, proses pemeriksaan 27)
Positif: 1 (dirawat)

Bantul
ODP: 523
PDP: 82 (MD 3, negatif 33, proses pemeriksaan 46)
Positif: 6 (dirawat)

Non DIY
ODP:
PDP: 35 (MD 1, negatif 10, proses pemeriksaan 24)
Positif: 1 (dirawat)

Sebagai catatan, ODP merupakan pasien yang dipulangkan untuk dipantau kesehatannya selama 14 hari oleh Puskesmas atau fasilitas kesehatan di wilayah domisili.

Termasuk dalam kategori ODP yakni orang yang mengalami gejala demam lebih dari 38 derajat celcius, ada riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia, dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau wilayah yang terjadi kejadian luar biasa Covid-19 pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

Adapun PDP adalah pasien yang dirujuk ke RS Rujukan Covid-19 untuk mendapatkan perawatan dan tes swab tenggorokan untuk memastikan positif atau negatif Sars Cov-2, virus penyebab Covid-19.

Syarat PDP yakni orang mengalami gejala demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius atau ada riwayat demam, ISPA, pneumonia ringan hingga berat. Selain itu, pasien juga memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif virus corona.