Pernyataan Sultan untuk Perantau Asal Jogja, yang Mudik Harus Legowo Jadi ODP

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X memberikan arahan pada warga Dareha Istimewa Yogyakarta (DIY) soal penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2. - Ist/Youtube
07 April 2020 18:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X memberikan imbauan melalui video untuk seluruh warga DIY yang merantau di berbagai wilayah di Indonesia agar tidak mudik lebih dahulu. Jika terpaksa harus mudik maka mereka diminta legowo dengan mendapatkan status sebagai orang dalam pengawasan (ODP) yang harus menjalani karantina selama 14 hari.

Sultan meminta kepada warga seluruh asal DIY yang berada di berbagai tempat perantauan agar tidak mudik atau pulang ke kampung halaman di tengah pandemi Corona. Karena tidak bepergian menjadi salah satu upaya memutus rantai penyebaran virus Corona.

Sultan menyarankan agar biaya mudik yang sudah disiapkan dialihkan untuk memperkuat ketahanan kesehatan dan ekonomi keluarga.

“Saya mengimbau kepada warga Jogja yang masih ada di perantauan untuk tidak mudik, atau pulang kampung halaman. Tidak bepergian adalah upaya nyata yang rasional untuk memutus rantai virus corona, alihkan biaya mudik untuk memperkuat biaya ketahanan kesehatan dan ekonomi keluarga,” kata Sultan melalui video yang dikirim Humas Pemda DIY, Selasa (7/4/2020).

Namun jika ada perantau yang tetap nekat pulang ke kampung halaman, maka diminta legowo untuk ditetapkan sebagai ODP, karena hal itu sebagai salah satu langkah menerapkan kedisiplinan. “Bagi perantau dari wilayah endemi yang telah tiba di wilayah DIY, anda secara otomatis berstatus sebagai ODP. Mohon dipahami inilah kebijakan yang harus diterapkan dengan disiplin,” ujarnya.

Bagi perantau yang sudah melaporkan sebaiknya tetap mengikuti prosedur dengan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. “Bagi yang sudah melaporkan diri ke pihak yang berwenang, setempat saya ucapkan terima kasih dan mohon dilanjutkan dengan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Mari bersama putus rantai virus Corona,” ucapnya.