Masker Buatan Warga Kulonprogo Ini Dibubuhi Tulisan Nyentrik, Tertarik?

Tri Yulianto, menunjukkan masker berdesain kata-kata unik di tempat usaha sablon Satnight Screenprinting, Dusun Kalikepek, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Rabu (15/4/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
16 April 2020 06:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Pandemi COVID-19, menyebabkan kondisi perekonomian Tri Yulianto limbung. Usaha sablon yang sudah ia geluti sejak delapan tahun terkahir terancam bangkrut. Ia lantas memutar otak supaya dapur tetap ngebul. Salah satunya dengan banting stir membikin masker kain.

Uniknya masker bikinan warga Dusun Kalikepek, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, itu didesain dengan pelbagai kalimat unik, di antaranya Nganggo Masker, Eling Kowe Rung Rabi; Social Distancing; Rasah Ngeyel dan Lipstik Tidak Melindungimu Rasah Negeyel. Kata-kata itu sengaja disematkan dalam rangka mengajak masyarakat untuk aktif dalam upaya mencegah penyebaran virus corona.

"Kata-kata yang tertulis di masker ini diharapkan bisa dibaca masyarakat, sehingga mereka termotivasi untuk melindungi diri masing-masing dari penularan virus," ujar Tri Yulianto atau biasa disapa Yeye, saat ditemui di tempat usaha sablon miliknya di Kalikepek, Giripeni, Wates, Rabu (15/4/2020).

Selain mengedukasi masyarakat, niat Yeye, membuat masker tak lepas dari kondisi perekonomiannya yang tengah kembang kempis akibat wabah corona. Sebelum adanya pandemi tersebut, dalam sebulan ia bersama dua karyawannya bisa memproduksi 800 buah kaos maupun jersey pesanan komunitas dan klub-klub olahraga seperti futsal, sepakbola dan sepeda. Dengan jumlah itu, omzet yang diperoleh UMKM bernama Satnight Screenprinting ini dapat tembus Rp50 juta.

Namun saat ini, produksinya turun drastis. Dalam sebulan belum tentu ada pesanan. Sebab adanya wabah corona membuat sejumlah event olahraga ditunda. Imbasnya, klub-klub olahraga yang sebelumnya telah pesan jersey di tempatnya memilih untuk menunda pesanan.

"Oleh karena itu saya sementara banting stir jualan masker kain," ucapnya.

Adapun masker unik karya Yeye, ini menggunakan bahan jenis scuba dan dryfit dengan dua lapisan kain. Harga yang dibanderol sebesar Rp8.000 per buah. Di samping menjual masker berdesain kata-kata, Yeye juga menyediakan masker polos berbahan katun dengan harga Rp4.500 per buah.

Salah satu pembeli, Andika, 21, mengaku tertarik membeli masker buatan Yeye karena modelnya yang unik. Menurutnya masker kain berdesain kata-kata itu selain berguna untuk melindungi diri, juga sekaligus kampanye pencegahan corona. "Unik sih, jarang ada yang kaya gini di Kulonprogo," ucapnya.