Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA-- Musim hujan mulai meninggalkan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pada akhir pekan ini, Minggu (19/4/2020), ada tiga wilayah di DIY yang diperkirakan hujan.
Tiga wilayah tersebut yakni Sleman, Bantul dan Gunungkidul. Adapun dua wilayah yakni Jogja dan Kulonprogo diperkirakan tidak hujan.
Dalam rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika disebutkan Kota Jogja diperkirakan siang berawan tebal, malam cerah berawan dan dini hari berawan.
Kulonprogo diperkirakan siang berawan, malam cerah berawan dan dini hari berawan.
Sleman diperkirakan siang hujan ringan, malam berawan hingga dini hari.
Bantul diperkirakan siang hujan sedang, malam hujan lokal dan dini hari berawan.
Gunungkidul diperkirakan siang hujan dan petir, malam hujan ringan dan dini hari berawan.
BMKG juga memberikan peringatan dini potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di wilayah Sleman dan Gunungkidul.
Selain itu, BMKG juga memberi peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di pantai selatan setinggi 2 hingga 3 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Jadwal Kereta Bandara YIA Kulonprogo hari ini tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 20 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.