Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Lurah Giwangan, Anggit Syafrudin menerima logistik dari Stikes Bethesda Jogja, dalam peluncuran RW Siaga Covid-19, Selasa (5/5/2020)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA - Penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 harus dilakukan terus menerus dan melibatkan semua elemen masyarakat. Untuk memperkuat upaya ini, RW 13 Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, membentuk RW Siaga Covid-19.
Ketua RW 13, Hakam, menuturkan gagasan RW Siaga Covid-19 dilatarbelakangi mulai jenuhnya warga untuk gotong royong mencegah penyebaran Covid-19. “Karena ternyata lama, masyarakat yang awalnya semangat nyemprot disinfektan dan kegiatan lainnya mulai jenuh,” ujarnya, Selasa (5/5/2020).
Untuk menumbuhkan kembali semangat warga, pihaknya membentuk RW Siaga Covid-19. Peluncuran RW Siaga Covid-19 dilakukan di Balai RW 13 yang dihadiri oleh Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi, dengan tetap menerapkan protocol pencegahan penyebaran Covid-19.
RW Siaga Covid-19 ini nantinya akan melaksanakan kerja penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 diantaranya memantau pendatang, memastikan warga yang harus menjalani isolasi agar tetap di rumah dan menyemprotkan disinfektan.
RW Siaga Covid-19 juga didukung oleh Stikes Bethesda Jogja, dengan memberi logistik berupa cairan sabun untuk cuci tangan, ember untuk tempat air, faceshield dan masker. Tempat cuci tangan tersebut dipasang di sejumlah titik di RW 13 agar bisa diakses masyarakat.
Camat Umbulharjo, Rumpis Tri Mintrata, mengatakan pembentukan RW Siaga Covid-19 ini menjadi upaya untuk mengedukasi warga agar senantiasa menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dengan tetap di rumah, tidak berkerumun dan selalu mencuci tangan.
Kecamatan juga turut mendukung upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19 dengan rutin menyemprot disinfektan, membagikan masker kepada warga dan lainnya. “Kami juga selalu mengingatkan pemilik warung atau warga yang masih suka nongkrong untuk menerapkan social distancing,” ungkapnya.
Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan RW Siaga Covid-19 ini merupakan inisiatif dari warga untuk menekan penyebaran Covid-19. “Setiap wilayah memiliki caranya masing-masing, ada yang menutup jalan, ada yang tidak, disesuaikan dengan karakter warganya,” kata dia.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menyeimbangkan kegiatan kesehatan dengan ekonomi masyarakat. Ketika perekonomian perlahan bangkit, masyarakat perlu diingatkan kembali tentang protocol kesehatan.
“Ini menjadi penting karena Kota Jogja mulai ramai lagi. Harus kembali kita ingatkan untuk memakai masker, cuci tangan, tidak keluar rumah jika tidak penting sekali. Makanya kami juga membatasi operasional pasar, toko swalayan dan warung makan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.