Kemenhan Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Latsarmil SPPI
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, KULONPROGO - Peristiwa tragis menimpa seorang penderes asal Kapanewon Kokap. Penderes berusia 58 tahun, Bahrozi penderes ditemukan tewas setelah terjatuh dari pohon kelapa setinggi 11 meter.
Kepala Desa Kalirejo, Lana pada Minggu (10/5/2020) membenarkan kejadian nahas tersebut. Lana mengatakan ada satu warga terjatuh saat menyadap nira. Dugaan sementara korban kurang hati-hati sehingga terjatuh saat menyadap.
Mengetahui kejadian tersebut warga pun bergegas menolong korban. Korban dibawa ke RSUD Wates untuk mendapatkan perawatan. Namun hingga pagi tadi nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek Kokap, AKP Sujarwo menjelaskan dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal setelah menderita luka serius pasca terjatuh dari atas pohon kelapa. "Kejadian ini murni kecelakaan, selanjutnya korban dikembalikan kepada keluarga yang bersangkutan untuk kemudian dimakamkan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Daftar rute Trans Jogja 2026 terbaru beserta tarif lengkap. Simak jalur bus Trans Jogja yang menghubungkan pusat kota hingga kawasan pinggiran DIY
Seorang nenek di Rongkop, Gunungkidul, tewas diduga saat memadamkan api pembakaran sampah. BPBD mengingatkan bahaya kebakaran lahan
Gempa Venezuela memicu lebih dari 500 gempa susulan. Korban tewas mencapai 1.450 orang, ribuan dirawat, dan 12.000 warga mengungsi.
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Sensus Ekonomi 2026 di Gunungkidul melibatkan 1.039 petugas hingga 31 Agustus. BPS mengajak warga berpartisipasi memberikan data yang akurat.