Harga Beras Dipantau di 458 Titik, Mafia Beras Jadi Sasaran
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
Alat pelindung diri (APD). /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA - Sebanyak 29 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut memberikan perhatian kepada rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di DIY. 29 BUMN tersebut menyalurkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) dengan harapan dapat mendukung pencegahan dan penanganan Covid-19.
“Ada 29 BUMN yang tergabung dalam satgas tanggap bencana BUMN, yang menyalurkan bantuan APD,” kata Koordinator Satgas Tanggap Bencana BUMN Wilayah DIY Edy Setijono, di sela menyerahkan bantuan APD kepada Pemkab Sleman di RSU Sakina Idaman, Rabu (13/5/2020).
Bantuan APD bagi tenaga medis ini dibagikan di seluruh rumah sakit rujukan yang ada di DIY. Sebelumnya telah disalurkan di Jogja untuk RSUD Kota Wirosaban dan hari ini di Sleman untuk RSU Sakina Idaman dan RS Panti Rini. Sedangkan esok hari akan dilanjutkan di Bantul Kulonprogo dan Gunungkidul.
Satgas BUMN menyiapkan tiga tahapan penyaluran bantuan. Saat ini merupakan tahap pertama dengan sasaran sarana pendukung kesehatan bagi tenaga medis. Bantuan berupa APD, masker, sepatu boot hingga hand sanitizer. Sedangkan tahap kedua akan disalurkan bantuan sembako kepada masyarakat.
“Untuk tahap ketiga targetnya Agustus untuk recovery dan pemulihan ekonomi,” ujar Direktur Utama PT Taman Wisata Candi ini.
Anggota Komisi VI DPR RI asal DIY, Subardi mengatakan komisinya memiliki mitra kerja dengan BUMN. Selama pandemi Covid-19, mereka terus melakukan komunikasi dan upaya penanggulangan. Hasilnya hari ini mulai didistribusikan bantuan kepada rumah sakit berupa APD.
“Ini adalah komitmen dari BUMN untuk ikut melakukan pencegahan dan penanggulangan Covid-19,” ujarnya.
Politisi Parta Nasdem ini, mengajak masyarakat untuk bersatu dalam penanggulangan dan disiplin mengikuti anjuran pemerintah. Jika semuanya tertib, maka bantuan yang ada akan cukup untuk penanganan Covid di DIY.
“Insya Allah cukup dan semoga tidak ada klaster baru,” ujarnya.
Sementara itu Wabup Sleman, Sri Muslimatun mengapresiasi atas kepedulian dari forum CSR dari BUMN. Harapannya bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk penanganan dan pencegahan.
“Mudah-mudahan tidak ada klaster baru di DIY, dan kami sedang lakukan rapid test massal konsumen Indogrosir,” ujarnya.
Sampai saat ini sudah ada 39 konsumen Indogrosir yang hasil rapid testnya reaktif dan akan diisolasi di Wisma Haji Yogyakarta.
Berita ini telah tayang di Inews.id dengan judul \'29 BUMN Bantu APD untuk Penangan Covid-19 di DIY\'.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat di Jeddah, Mekkah dan Taif. Warga diminta berlindung dan mengikuti arahan resmi.
Freeport Indonesia mengembangkan tambang Kucing Liar di Papua dengan investasi Rp72 triliun hingga 2033 dan target produksi mulai 2029.
KPK menyebut empat dari delapan tersangka suap ATR BPN diduga orang kepercayaan Nusron Wahid dalam perkara HGB di Kabupaten Bogor.
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.