B50 Dinilai Mampu Kurangi Ketergantungan pada Solar Fosil
METI menilai program biodiesel B50 memperkuat ketahanan energi Indonesia, menghemat devisa, dan mendukung kemandirian energi nasional.
Ilustrasi face shield./Istimewa/Business Insider via Okezone.com
Harianjogja.com, BANTUL - Mengingat sangat diperlukannya alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis di masa pandemi Covid-19 ini, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan memproduksi face shield secara massal untuk dibagikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah yang ada di seluruh Indonesia.
"Kebutuhan face shield sangat tinggi dan kita akan produksi massal untuk kita bagikan secara gratis," kata Rektor UMY Gunawan Budiyanto saat menyerahkan bantuan face shield di Kampus UMY, Kamis (14/5/2020), dikutip dari Okezone.com, Jumat (15/5/2020).
Ide awal produksi face shield ini, lanjut dia, tidak lepas dari kebutuhannya yang terus meningkat seiring bertambahnya kasus covid-19. Sementara stok di pasaran juga sangat terbatas, bahkan keberadaan alat ini mulai langka.
"Teknis pengerjaan dilakukan Program Studi Teknik Mesin di Lab Teknologi Plastik," jelasnya.
Sementara Kepala Prodi Teknik Mesin UMY Berli Paripurna mengatakan, untuk memproduksi secara massal, mereka melibatkan para mahasiswa dan relawan.
Bingkainya akan menggunakan plastik polypropylane yang tahan larutan kimia dan dapat disterilkan dengan panas. Sedangkan untuk shield-nya menggunakan acrylic.
Produksi frame dilakukan dengan mesin injection molding yang sudah ada di lab plastik. Sedangkan shield dibeli secara lembaran.
"Saat ini kita sedang proses pembuatan cetakan, sedangkan cetak massal akan kita mulai pekan depan," ujarnya.
Diperkirakan setiap hari alat yang ada akan mampu mencetak hingga 600 unit. Sedangkan target awal produksinya mencapai 14.000.
Nantinya alat ini dibagikan ke rumah sakit di jaringan Muhammadiyah. "Kita akan sumbangkan secara gratis ke rumah sakit," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Okezone.com dengan judul \'UMY Akan Produksi Massal Face Shield untuk Atasi Kelangkaan\'
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
METI menilai program biodiesel B50 memperkuat ketahanan energi Indonesia, menghemat devisa, dan mendukung kemandirian energi nasional.
Bansos PKH dan BPNT Triwulan III mulai disalurkan 20 Juli 2026 setelah pemutakhiran data penerima selesai dilakukan Kemensos.
Pameran Art in Focus di Sleman menampilkan sekitar 120 karya dari 70 seniman lintas negara melalui medium kartu pos hingga 31 Agustus 2026.
Sebanyak 28.478 siswa baru Sekolah Rakyat mendapat pembekalan literasi digital dan etika bermedia sosial selama MPLS 2026.
Bulog menggandeng Perpadi mengolah 2 juta ton Cadangan Beras Pemerintah menjadi beras premium bermerek Beraskita yang segera diluncurkan.
Status siaga darurat kekeringan ditetapkan di Bantul dan Gunungkidul. Pakar UMY menjelaskan penyebab hingga langkah mitigasinya.