193 Karya Seniman Difabel Dipamerkan, Ada Prangko Khusus
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Kepolisian Sektor Pajangan mengamankan sebuah keris dan parang dari seorang remaja berinisial AHB, 17, warga Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Rabu (20/5/2020) dini hari.
Kapolsek Pajangan AKP Sri Basariah mengatakan penyitaan dua senjata tajam itu berawal dari tas yang dikenakan AHB jatuh saat akan pulang di Jalan Raya Goa Selarong tepanya Wetan Kretek Sindon. Tas tersebut kemudian digeledah oleh warga sekitar lokasi kejadian dan ditemukan dua sajam.
Penggeledahan itu dilakukan karena sebelumnya AHB sempat terlibat perkelahian dengan salah satu warga sekitar lokasi berinisial INA, 18. Perkelahian dipicu karena rebutan kekasih, “Mereka sempat berkelahi kemudian berdamai,” kata Basariah.
Setelah diamankan warga, polisi kemudian membawa AHB dan INA ke Polsek Pajangan untuk didamaikan. Setelah perdamaian kedua remaja itu dilepas kembali, “Untuk sajamnya tetap kami amankan,” ucap Basariah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menunjuk Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
Kebakaran Pegunungan Argopuro masih terpantau hingga Minggu pagi. Petugas memadamkan api di area terjangkau dan menghindari lokasi berisiko.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengembangkan konsep aglomerasi wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening (Bokor) untuk memperluas daya tarik pariwisata
KH Syukron Ma’mun, pendiri Ponpes Daarul Rahman, wafat di Jakarta Selatan setelah menjalani perawatan akibat gangguan jantung.