32 Kasus Ekspor Emas Ilegal Senilai Rp846 M Digagalkan Bea Cukai
Bea Cukai menggagalkan 32 kasus ekspor emas ilegal senilai Rp846,94 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026.
Tebing Breksi di Desa Sambirejo Kecamatan Prambanan Sleman DI Yogyakarta/JIBI/Bisnis-Akhirul Anwar
Harianjogja.com, SLEMAN - Di tengah pandemi Covid-19, objek wisata Kaliurang dan Breksi, sedang bersiap melayani pengunjung dengan konsep new normal.
Kaliurang dan Breksi ditutup sejak akhir Maret 2020 guna mencegah penularan virus Corona penyebab Covid-19.
Setelah dua bulan, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman menyiapkan objek wisata alam Kaliurang di Pakem dan Taman Tebing Breksi di Prambanan dengan konsep New Normal Pariwisata pada masa pandemi Covid-19 ini.
"Kami menyiapkan dua destinasi yakni Kaliurang dan Taman Tebing Breksi untuk diterapkan protokol new normal setelah lebih dua bulan dua objek wisata ini ditutup untuk kunjungan wisatawan," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Sudarningsih di Sleman, Selasa (26/5/2020), seperti dilaporkan Antara.
Menurut dia, protokol new normal dapat diterapkan di dua destinasi unggulan Kabupaten Sleman tersebut, akses kunjungan wisatawan di destinasi lain akan dibuka.
"Kami saat ini sedang mempersiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung New Normal Pariwisata tersebut dengan mengacu pada protokol kesehatan penanganan Covid-19," katanya.
Pemkab juga terus mempersiapkan sumber daya manusia di dua destinasi tersebut.
"Kami juga mulai memberikan pemahaman dan edukasinya kepada pelaku pariwisata dan UMKM yang ada di dua destinasi tersebut," katanya.
Sudarningsih mengatakan edukasi tersebut telah dilakukan dengan diawali koordinasi secara daring (online) kepada para pelaku pariwisata melalui jaringan komunikasi yang ada dengan mengacu pada protokol kesehatan New Normal Pariwisata yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
"Jadi kami terus mengajak mereka untuk taat protokol Covid-19. Seperti misalnya nanti untuk jip wisata, yang dulu bisa membawa empat wisatawan, sekarang hanya dua wisatawan saja dengan mengatur jarak tempat duduk antarwisatawan, kemudian memakai masker dan lainnya," katanya.
Ia mengatakan, dari sisi sarana dan prasarana pihaknya juga akan mempersiapkan semua kebutuhan untuk protokol Covid-19, seperti memeriksa suhu tubuh wisatawan di area pintu retribusi, menyiapkan tempat-tempat cuci tangan sebanyak mungkin di lokasi wisata.
"Kami juga akan menempatkan petugas pengawas di area wisata untuk mengingatkan wisatawan yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker, tidak menjaga jarak saat di area kuliner dan lainnya," katanya.
Dengan diterapkannya New Normal Pariwisata ini, kata dia, diharapkan dapat menghidupkan kembali sektor pariwisata di Kabupaten Sleman sejak dua bulan lebih hingga berdampak pada para pelaku jasa pariwisata.
"Harapannya ini dapat kembali menghidupkan pariwisata di Sleman. Namun kami tetap harus meminta komitmen para pelaku pariwisata untuk taat dan serius menjalankan protokol Covid-19 untuk mendukung New Normal Pariwisata," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bea Cukai menggagalkan 32 kasus ekspor emas ilegal senilai Rp846,94 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.
BNPB mencatat 70 orang meninggal, 1.182 luka-luka, dan 40.040 mengungsi akibat gempa M7,7 di Flores, NTT.
Guru PPPK penuh waktu berkesempatan ikut seleksi PNS pada awal 2027. Pemerintah dan DPR juga sepakat mengubah status menjadi pegawai pusat.
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menilai training ground penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Super Elja. Ini perkembangannya.
Rusia memanggil Dubes Jepang Akira Muto setelah Putin mengunjungi Etorofu. Sengketa Kepulauan Kuril kembali memanas.