Fardhan Rainanda Joe ke Final BAJC 2026!
Fardhan Rainanda Joe ke final BAJC 2026! Kalahkan wakil China dalam tiga gim sengit. Indonesia masih punya asa meraih gelar juara Asia.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mencoba tempat cuci tangan yang disediakan di kawasan Pantai Parangtritis, Sabtu (13/6). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin\n
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul mempercepat pemenuhan infrastruktur dan sarana protokol kesehatan di objek wisata dalam sepekan ke depan. Hal ini menyusul cairnya anggaran Rp985 juta dari anggaran belanja tak terduga (BTT).
“Kami mengajukan Rp1,6 miliar dari BTT untuk pemenuhan sarana dan prasarana mendukung protokol kesehatan. Namun pada Jumat (19/6/2020) diputuskan besaran bantuan yang bisa dicairkan Rp985 juta,” kata Kepala Dispar Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, Minggu (21/6/2020).
Karena sudah bisa dicairkan, maka Dispar menargetkan pemenuhan infrastruktur dan sarana protokol kesehatan di objek wisata di Bantul bisa diselesaikan dalam sepekan. Dengan anggaran Rp985 juta, diperkirakan ada 127 titik pemasangan wastafel di semua objek wisata. “Selain itu kami juga memasang sarana di sejumlah desa wisata. Ada 86 titik untuk 27 desa wisata di Bantul,” katanya.
Anggaran Rp985 juta yang dicairkan tersebut, menurut Kwintarto, tidak sepenuhnya dibelanjakan untuk pembangunan tempat cuci tangan. Anggaran tersebut juga digunakan untuk kebutuhan pemenuhan alat pelindung diri (APD) seperti face shield, masker, sarung tangan dan sepatu untuk petugas kebersihan maupun penarik retribusi di objek wisata. “Karena mereka [petugas di lapangan] yang langsung berhadapan dengan wisatawan,” katanya.
Kendati mempercepat pemenuhan infrastruktur dan sarana di sejumlah objek wisata, Kwintarto belum bisa memastikan kapan objek wisata di Bantul resmi dibuka. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum objek wisata kembali dibuka. “Kami harus menunggu koordinasi dengan Dispar DIY,” ucapnya.
Ketua Koperasi Notowono, Purwo Harsono, mengatakan jajarannya telah mendapatkan pendampingan dari Dispar DIY untuk meninjau persiapan menuju era normal baru di sektor pariwisata. Dari sembilan objek yang ada, rencananya ada empat tempat wisata yang dibuka untuk uji coba, masing-masing Hutan Pengger, Puncak Becici, Pinus Asri, dan Seribu Batu Songgo Langit. “Namun, untuk kepastiannya kapan, kami belum mengetahui. Kami masih menanti kajian dari Dispar DIY,” kata ketua koperasi yang menaungi sembilan objek wisata di Kecamatan Dlingo ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fardhan Rainanda Joe ke final BAJC 2026! Kalahkan wakil China dalam tiga gim sengit. Indonesia masih punya asa meraih gelar juara Asia.
Bantul lanjutkan restorasi Gumuk Pasir Parangkusumo dengan penebangan vegetasi demi mengembalikan fungsi alami kawasan langka.
Prof Dante tegaskan obesitas adalah penyakit serius yang meningkatkan risiko jantung dan kanker, perlu penanganan menyeluruh.
BRIN dorong pembahasan RUU Pemilu dipercepat agar Pemilu 2029 berjalan berkualitas dan sesuai tahapan.
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.
KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai tersangka OTT terkait suap proyek dan gratifikasi senilai Rp3,5 miliar.