Advertisement
Belasan Pedagang Reaktif Covid-19, Pasar Bantul Terancam Ditutup 2 Sampai 3 Hari
Ari Kusmiyati, salah satu karyawan toko sembako di Pasar Bantul sedang menata dagangannya, Senin (6/4/2019). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Pasar Bantul dipastikan ditutup selama dua hingga tiga hari, jika nantinya hasil tes usap (swab test) terhadap 12 pedagang menyatakan positif.
Sebelumnya, 12 pedagang tersebut sempat reaktif saat dilakukan tes cepat massal yang digelar Rabu (24/6/2020) hingga Kamis (25/6/2020).
Advertisement
Oleh Dinkes setempat, ke-12 pedagang itu langsung dibawa ke RS Lapangan Khusus Covid-19 guna menjalani isolasi 14 hari dan bersiap untuk menjalani tes usap.
Baca juga: Dugaan Penggelapan Dana Bansos di Bantul: Polres Tunggu Laporan Pihak yang Dirugikan
“Jika hasil tes usap menyatakan satu dari 12 pedagang positif, Pasar Bantul akan kami tutup selama dua hingga tiga hari. Kami akan semprot pasar dengan disinfektan secara menyeluruh,” kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul Sukrisna Dwi Susanta, Jumat (26/6/2020).
Sukrisna menandaskan jika penutupan pasar sengaja dilakukan singkat dan tidak berlangsung lama. Sebab, pihaknya tidak ingin merugikan pedagang dan mengganggu aktivitas perekonomian di pasar yang dihuni 700-an pedagang tersebut.
“Penutupan selama dua hingga tiga hari dan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh ini sudah sesuai dengan SOP [Standart Operasional dan Prosedur] yang ada,” lanjut Sukrisna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kebijakan WFH Diumumkan Besok, Arah Penghematan Energi Menguat
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







