Ratusan Tukik Dilepasliarkan di Pantai Goa Cemara

Ilustrasi pelepasliaran Tukik di bibir pantai. - Dok. Harian Jogja
07 Juli 2020 14:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Sebanyak 140 ekor tukik atau anak penyu dilepasliarkan di Pantai Goa Cemara,  Desa Gadingsari,  Sanden,  Bantul,  Minggu (5/7/2020) lalu. Pelepasliaran tukik jenis lekang yang dilindungi tersebut untuk menjaga keseimbangan ekosistem alam.

Proses pelepasan tukik ini dilakukan oleh Kelompok Konservasi Penyu Mina Raharja atau kelompok yang berada di bawah naungan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Goa Cemara.  Pelepasliaran tukik itu juga melibatkan banyak wisatawan dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Anggota Kelompok Konservasi Penyu Mina Raharja, Yatiman mengatakan 140 ekor tukik itu merupakan hasil penetasan Kamis pekan lalu. Saat ini masih ada sekitar 5000 telur penyu yang masih dalam proses penetasan dan akan kembali dilepasliarkan dalam beberapa waktu ke depan.

Ribuan terlur penyu itu ditemukan dalam dua bulan terakhir di sepanjang Pantai di Bantul.  Menurut dia biasanya telur penyu banyak ditemukan pada Mei hingga September setiap tahunnya.  Namun tahun ini lebih banyak.  "Mungkin karena pantai sempat sepi karena pandemi sehingga banyak penyu yang mendarat untuk bertelur," kata Yatiman.

Ketua Kelompok Konservasi Penyu Mina Raharja,  Subagya menambahkan pelibatan wisatawan dalam pelepasan tukik sudah dilakukan sejak 2010 lalu melalui koordinasi dengan Dinas Pariwisata Bantul.  Menurut dia,  banyak wisatawan yang antusias ingin menyaksikan pelepasan hewan dilindungi tersebut,  bahkan wisatawan ingin melepasliarkan langsung ke laut.