Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Kasus impor luar daerah menambah panjang daftar kasus positif Covid-19 di DIY.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan empat penambahan kasus positif pada Jumat (17/7/2020). Tiga di antaranya memiliki Riwayat perjalanan luar daerah. Sementara satu kasus dinyatakan sembuh.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Kasus 408, laki-laki 25 tahun warga Sleman; Kasus 409, laki-laki 37 tahun warga Bantul; Kasus 410, laki-laki 29 tahun warga Sleman; dan Kasus 411, laki-laki 27 tahun warga Sleman.
“Kasus 408 hasil skrining pasien, riwayatnya masih dalam penelusuran. Kasus 409 pelaku perjalanan dari Sulawesi Selatan, Kasus 410 pelaku perjalanan dari Kutai Kartanegara, kasus 411 pelaku perjalanan dari Kalimantan Timur,” ujarnya.
Laporan ini berdasarkan pemeriksaan pada 357 sampel dari 334 orang. Adapun kasus sembuh yakni Kasus 327, laki-laki 36 tahun warga Kulonprogo. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 408 kasus dengan 314 kasus telah sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.