Viral Persahabatan Siswa SMK Bantul, Alif Dapat Laptop dari Alumni
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Satreskrim Polres Bantul menangkap seorang warga Sumberagung, Jetis, Bantul, berinisial ETM, 24. Pria yang sehari-harinya sebagai penjaga malam di salah satu kantor instansi Pemkab Bantul itu diduga telah mencuri laptop dan telepon selular di tempatnya bekerja.
Bahkan aksi pencurian itu dilakukan lebih dari sekali.
Kasat Reskrim polres Bantul, AKP Ngadi mengatakan aksi pencurian pertama dilakukan pada Kamis (2/7/2020) malam, sekira pukul 22.30 WIB. Saat itu, pelaku menyelinap masuk ke salah satu ruangan kantor dan memgambil telepon selular.
Keesokan harinya, Jumat (3/7/2020) malam, pelaku kembali masuk di ruangan yang lain namun masih di kantor yang sama dan mengambil laptop. "Pada Minggu (5/7/2020) pagi, sekira pukul 08.00, pelaku mengulangi perbuatannya. Ia masuk ke salah satu ruangan di kantor dan kembali mengambil laptop," kata Ngadi.
Ngadi mengatakan aksi pelaku terungkap berdasarkan keterangan saksi-saksi dan bukti rekaman kamera pengintai atau CCTV yang ada di kantor tempat pelaku bekerja. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencarian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Rosan Roeslani mengusulkan tambahan anggaran Rp578,93 miliar untuk mengejar target investasi nasional Rp2.322 triliun pada 2027.
Draf kesepakatan Iran-AS bocor. Selat Hormuz dibuka, sanksi ditangguhkan, aset Iran Rp427 triliun siap dicairkan.
Kenaikan harga BBM non-subsidi mendorong Pemda DIY memperketat penggunaan kendaraan dinas, memperbanyak rapat daring, dan efisiensi operasional.
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pelaku yang merugikan negara akan terus dikejar hingga aset berhasil dipulihkan untuk negara.
Presiden Prabowo Subianto menyambut Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka. Bahas kerja sama ekonomi dan tenaga kerja terampil.