Bocoran iPhone 18e Bikin Kecewa, Apple Masih Pakai Layar 60Hz
Bocoran terbaru menyebut iPhone 18e masih memakai layar 60Hz tanpa ProMotion dan Always-On Display. Apple disebut tetap menahan fitur premium untuk seri Pro.
Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul menambah 3% pasokan elpiji tiga kilogram di wilayahnya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kelangkaan gas elpiji jelang Iduladha.
“Ada total 907.000 lebih tabung disiapkan. Jumlah tersebut termasuk, cadangan sebanyak 3 persen atau 26.427 tabung. Sedangkan untuk total alokasi alokasi elpiji tiga kilogram di Bantul bulan Juli adalah sebanyak 881.240 tabung,” kata Kepala Disdag Bantul, Sukrisna Dwi Susanta, Selasa (21/7/2020).
Ia menambahkan, selain menambah stok elpiji tiga kilogram, saat ini pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap ketersediaan pangan di lima pasar berbeda, yakni pasar Pijenan, Bantul, Imogiri, Piyungan dan Niten. Di samping itu, Sukrisna mengungkapkan, untuk harga, sejauh ini, tidak ada lonjakan harga yang berarti.
“Hasil semua aman. Dan kami perkirakan cukup untuk pasokannya. Beras sejauh ini ada 17 ton lebih. Sedangkan minyak goreng kemasan ada 1.146 liter,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bocoran terbaru menyebut iPhone 18e masih memakai layar 60Hz tanpa ProMotion dan Always-On Display. Apple disebut tetap menahan fitur premium untuk seri Pro.
WhatsApp menghadirkan fitur username yang memungkinkan pengguna mengobrol tanpa membagikan nomor telepon. Reservasi dibuka mulai pekan ini.
Kelurahan Keparakan menggelar penyuluhan HIV untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, pengobatan ARV, serta menghapus stigma terhadap ODHIV.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 30 Juni 2026. Tarif hanya Rp12.000 dengan rute langsung dari Malioboro ke Pantai Parangtritis.
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.
Iran menolak usulan Prancis terkait pembersihan ranjau di Selat Hormuz dan menegaskan operasi sepenuhnya berada di bawah kendali Teheran.