Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi Pilkada,.Ist/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Terdapat dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah DIY yang akan maju pada Pilkada Gunungkidul pada Desember 2020 nanti. Pemda meminta setiap calon mematuhi aturan yang berlaku dan ASN agar tetap menjaga netralitasnya.
Kedua ASN Pemda DIY tersebut yakni Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset DIY sekaligus Plt kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Bambang Wisnu Handoyo (BWH) dan Rektor UNY, Sutrisna Wibawa.
Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan kendati telah mendapat rekomendasi resmi dari PDI Perjuangan, sampai saat ini kinerja BWH di Pemda DIY belum terganggu. “Sepanjang belum mengajukan pengunduran diri, fungsi masih sama,” ujarnya, Rabu (22/7/2020).
Ia juga mengaku belum mempertimbangkan pengganti posisi BWH. Hal tersebut baru akan ia lakukan menjelang pengunduran diri BWH yakni sebelum pendaftaran pada September mendatang. Sementara tahun ini memang merupakan tahun terakhir BWH di Pemda DIY karena akan pensiun pada Oktober nanti.
Pencalonan ASN menjadi kepala daerah menurutnya hal yang biasa. Pemda DIY juga telah punya pengalaman beberapa kali dimana ASN maju pilkada dan tidak ada masalah. “ASN sudah tahu risikonya kalau tidak netral. Begitu pula yang maju juga tahu kalau melibatkan ASN akan berpengaruh pada nama baiknya,” ujarnya.
BWH saat ditemui wartawan, mengungkapkan pihaknya akan mematuhi aturan yang berlaku dalam pilkada baik dari Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) maupun peraturan partai. “Kalau peraturannya saya harus mundur sebelum pendaftraran ya saya akan tunduk,” ungkapnya.
Ia mengaku sebenarnya lebih berpengalaman dalam birokrasi ketimbang politik. Sebab itu ia masih akan banyak berkonsultasi dengan partai terkait langkah-langkah yang akan diambil dalam masa persiapan pilkada ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jam keberangkatan dan kedatangan di tiap stasiun.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.