Laba Taspen Turun 16,1 Persen Jadi Rp1,04 Triliun, Ini Penyebabnya
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Sejumlah calon bupati yang bakal berlaga di Pilkada Bantul tahun ini langsung tancap gas untuk meraih kemenangan.
Dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati menguat dan siap maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 9 Desember 2020.
Dua bakal itu adalah Suharsono berpasangan dengan Totok Sudarto yang diusung Partai Gerindra dan Partai Nasdem serta didukung sejumlah parpol, kemudian Abdul Halim Muslih berpasangan dengan Joko Purnomo yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDI Perjuangan.
"Tahun ini kita memasuki tahun politik yang penting, yaitu Pilkada 9 Desember 2020, dimana saya diamanati para pimpinan partai utamanya PKB dan PDI Perjuangan maju sebagai calon bupati didampingi Joko Purnomo sebagai calon wakil bupati," kata salah satu bakal calon Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih di Bantul, Minggu (26/7/2020).
Seberapa Akurat Rapid Test Mendeteksi Virus Corona?
Halim yang merupakan Wakil Bupati Bantul saat ini mengatakan, sejak diumumkan untuk diusung sebagai calon bupati Pilkada 2020, dia terus melakukan upaya konsolidasi internal di kedua parpol tersebut untuk mengembangkan dan membentuk relawan-relawan politik.
"Ada (relawan) yang kita bentuk, juga muncul secara spontan, dan hari ini terus kita rawat agar bisa membantu saya, Halim dan Joko untuk menuju kepada kemenangan di Pilkada nanti," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Bantul tersebut.
Dia mengatakan, tahapan yang akan segera dilakukan timnya adalah melakukan deklarasi pasangan calon bupati dan wakil bupati (Halim-Joko) pada bulan Agustus.
"Jadi sebelum pendaftaran (pencalonan di KPU) minggu pertama bulan September, akan ada deklarasi pencalonan dari PKB dan PDIP dan kemungkinan beberapa parpol yang akan mengusung dan mendukung Halim-Joko," katanya.
Sementara itu, bakal calon bupati Suharsono juga terus melakukan konsolidasi internal partai politik yang telah menjadi parpol pengusung termasuk pendukung sebelum mendeklarasikan diri bersama Totok Sudarto sebagai pasangan calon kepala daerah pada Agustus nanti.
"Dukungan partai terus bertambah, kalau pengusung saya dari Partai Gerindra dan Nasdem, kemudian dapat dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dari partai ini total punya 20 kursi," katanya.
Bahkan, Suharsono yang juga Bupati Bantul saat ini (petahana) mengklaim masih ada tambahan partai yang akan mendukungnya, yakni Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Demokrat.
"Kalau PBB sudah (mendukung saya), tinggal pekan depan rencananya dari Partai Demokrat. Dengan PAN saya masih terus menjalin komunikasi," kata Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Drama China mendominasi iQIYI 2026! Pursuit of Jade puncaki daftar 10 drama terpopuler. Simak rekomendasi drachin terbaik untuk ditonton di sini.
IShowSpeed viral usai memohon Lamine Yamal mengalahkan Argentina di final Piala Dunia 2026. Fans berat Ronaldo itu takut Messi semakin mengukuhkan status GOAT.
RTS Link Johor Bahru-Singapura yang mulai beroperasi 2027 diperkirakan memicu defisit belanja Singapura hingga Rp4 triliun per tahun dan menekan sektor ritel se
Timnas Basket Putri U-18 Indonesia vs Samoa di perempatfinal FIBA Asia Cup 2026. Laga hidup mati untuk tiket semifinal dan promosi ke Divisi A.
Cara membedakan oli asli dan palsu perlu diketahui pemilik kendaraan. Kenali ciri kemasan, warna, hingga dampak fatal oli palsu terhadap mesin mobil dan motor.