Advertisement
Cangkringan Pecah Telur Setelah 4 Bulan Bertahan Nihil Corona
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Kecamatan Cangkringan, Sleman akhirnya pecah telur setelah selama empat bulan nihil ditemukan kasus Covid-19 sejak Maret 2020.
Pemda DIY pada Senin (27/7/2020) melaporkan 15 kasus baru Covid-19, di mana enam di antaranya merupakanw arga Sleman.
Advertisement
Merujuk laman resmi penanganan Covid-19 Pemda DIY https://corona.jogjaprov.go.id/, kasus baru di Sleman tersebut salah satunya merupakan warga Cangkringan. Yakni pasien Kasus 558 yang merupakan perempuan 39 tahun dengan riwayat perjalanan dari Jakarta.
Gagal Usung Ipar Jokowi di Pilkada Gunungkidul, Nasdem Kenalkan Mayor Sunaryanto
Dengan penambahan pasien baru asal Cangkringan artinya tidak ada lagi kecamatan di Sleman yang bebas ditemukan virus Corona.
Sebanyak 17 kecamatan di Sleman pernah ditemukan kasus Covid-19, di mana kasus paling banyak ada di Depok yakni 44 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
GBK Dipadati Suporter Timnas Indonesia, Ribuan Polisi Disiagakan
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Armada Kebersihan Malioboro Tak Berhenti Berputar Selama Libur Lebaran
- ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
- Gerai KDMP di Gunungkidul Mencapai 20, Lahan Jadi Sorotan
- Pantai Gunungkidul Padat, Ancaman Ombak Tinggi Mengintai
- Baru Terima SK, Puluhan ASN Gunungkidul Diminta Turun ke Warga
Advertisement
Advertisement







