Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Kecamatan Cangkringan, Sleman akhirnya pecah telur setelah selama empat bulan nihil ditemukan kasus Covid-19 sejak Maret 2020.
Pemda DIY pada Senin (27/7/2020) melaporkan 15 kasus baru Covid-19, di mana enam di antaranya merupakanw arga Sleman.
Merujuk laman resmi penanganan Covid-19 Pemda DIY https://corona.jogjaprov.go.id/, kasus baru di Sleman tersebut salah satunya merupakan warga Cangkringan. Yakni pasien Kasus 558 yang merupakan perempuan 39 tahun dengan riwayat perjalanan dari Jakarta.
Gagal Usung Ipar Jokowi di Pilkada Gunungkidul, Nasdem Kenalkan Mayor Sunaryanto
Dengan penambahan pasien baru asal Cangkringan artinya tidak ada lagi kecamatan di Sleman yang bebas ditemukan virus Corona.
Sebanyak 17 kecamatan di Sleman pernah ditemukan kasus Covid-19, di mana kasus paling banyak ada di Depok yakni 44 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa