Ribuan Pelamar Program Prakerja di Gunungkidul Tak Ada Kepastian, Pemkab Tunggu Pusat

Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta, Senin (20/4/2020). - ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
07 Agustus 2020 22:57 WIB Newswire Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul sampai saat ini belum mendapat informasi detail dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) terkait lanjutan program kartu prakerja.

"Sebelum mengalami penundaan, Disnakertrans Gunungkidul mencatat sebanyak 1.801 peserta sudah mengakses program prakerja. Rinciannya sebanyak 472 di gelombang pertama, 818 di gelombang kedua, dan 511 peserta di gelombang ketiga. Kami masih menunggu informasi kelanjutan program ini," kata Sekretaris Dinas Nakertrans Gunnung Kidul, Ahsan, di Gunungkidul, Jumat (7/8/2020).

Ia mengatakan bagi warga yang belum dapat mengakses program prakerja, pada gelombang keempat nanti segera mengaksesnya lewat situs resmi www.prakerja.go.id. Sasaran utamanya adalah mereka yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi.

"Gunungkidul sendiri mendapat jatah sekitar 17 ribu peserta untuk program kartu prakerja ini. Namun yang lolos masih jauh dari harapan karena keterbatasan kemampuan teknologi informatika dan ketersediaan jaringan internet di masing-masing kecamatan," katanya.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Gunung Kidul Agus Santoso berharap program prakerja bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini dikarenakan tidak seluruh pekerja terdampak pandemi memahami teknologi internet.

Kendala ini ditambah dengan proses dan tahapan panjang yang harus dilalui oleh peserta. Hal ini, menurut Agus membuat program prakerja kurang begitu efektif.

"Paling penting bagaimana program prakerja bisa bermanfaat selama pandemi, sembari warga menunggu peluang yang akan datang," kata Agus.

Sumber : Antara