Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul Annihayah (kanan) bersama sejumlah anggota Komisi B DPRD Bantul saat mengecek fasilitas penunjang protokol kesehatan di Pantai Parangtritis. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pariwisata Bantul mencatat sebanyak 57.231 wisatawan berkunjung ke sejumlah objek wisata di Bantul selama libur panjang bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-75. Jumlah wisatawan itu terhitung dari objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Bantul sejak 14-17 Agustus 2020 dan belum termasuk wisatawan yang berkunjung ke objek wisata yang dikelola masyarakat.
Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah mengatakan kunjungan paling banyak pada libur HUT RI ini masih di kawasan Parangtritis sebanyak 50.200 orang, kemudian disusul Samas 4.240 orang, Pantai Goa Cemara 275 orang, Pandansimo 1.600 orang, Kuwaru 265 orang, Goa Selarong 415 orang, dan Goa Cerme 116 orang.
BACA JUGA : Libur Panjang, Puluhan Aparat di Jogja Dikerahkan Hadapi
Annihayah mengatakan kunjungan wisatawan ke Bantul mulai meningkat di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini meski dinas belum melakukan promosi besar-besaran. Selama masa AKB ini pihaknya juga menyediakan fasilitas aplikasi visitingjogja.com untuk reservasi tiket agar tidak terjadi kerumunan pada waktu membayar retribusi di tempat pembayaran retribusi (TPR).
“Ada juga juga fasilitas dari BPD DIY untuk pembayaran non tunai melalui aplikasi QRIS [QR Code Indonesia Standar] dengan barcode,” kata Annihayah, saat dihubungi Selasa (18/8/2020).
Meski sektor pariwisata ini sudah menggeliat, namun Annihayah menilai jumlah kunjungan di masa pandemi ini masih belum sebanyak sebelum adanya pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari perbandingan data kunjungan tiga bulan terakhir saat pandemi dengan sebelum pandemi.
Selama Januari-Maret tahun ini atau sebelum pandemi kunjungan wisatawan ke objek wisata yang menghasilkan Pendapatan Ali Daerah (PAD) atau yang dikelola Pemkab mencapai 658.622 orang dan menghasilkan PAD sebanyak Rp6,4 miliar. Sementara sejak dibukanya objek wisata per 27 Juli sampai Agustus jumlah wisatawan yang berkunjung 301.949 orang dengan menghasilkan PAD Rp2,9 miliar.
“Jadi belum pulih sepenuhnya bila kita bandingkan data tiga bulan sebelum pandemi dan tiga bulan sesudah dibuka dengan protokol kesehatan,” ujar Annihayah.
BACA JUGA : Awasi Kawasan Wisata Selama Libur Panjang, Gunungkidul
Lebih lanjut Annihayah mengatakan selama masa pandemi Covid-19 ini butuh kehati-hatian dari sektor wisata karena masih adanya penularan Covid-19 di Bumi Projotamansari. Ia meminta pengelola maupun wisatawan untuk mengunduh aplikasi visitingjogja untuk memudahkan wisatawan dalam memilih destinasi wisata di DIY. Selain itu aplikasi tersebut juga memudahkan Pemkab dalam mendata atau menelusuri asal wisatawan jika terjadi penularan virus Corona.
Pihaknya juga meminta wisatawan dan pengelola wisata untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, minimal dengan mengenakan masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan. “Bagi pengunjung wisata pantai agar berhati-hati dengan arus balik ombak pantai selatan dan menjauhi ubur-ubur, serta tidak menyentuhnya karena beracun,” ucap Annihayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
IHSG diperkirakan menguat didorong rilis PDB kuartal II/2026. Simak rekomendasi saham TINS, BRMS, MEDC, dan TMPO dari BRI Danareksa.
KPK menyebut dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina 2018–2023 menyebabkan kerugian negara Rp322,18 miliar berdasarkan audit BPK.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Rabu 5 Agustus 2026. Simak prakiraan suhu dan kelembapan di Kota Jogja hingga Gunungkidul.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.