Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi kamar hotel./Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Gunungkidul menyebut ada sejumlah investor perhotelan yang berminat membangun hotel berbintang di kabupaten tersebut.
“Ada beberapa investor yang sudah menyatakan minatnya untuk membangun hotel di Gunungkidul, salah satunya Hotel Santika , yang sekarang sudah masuk tahap konsultasi dengan kami," ujar Kepala DPMPT Gunungkidul, Irawan Jatmiko, kepada wartawan, Kamis (20/8/2020).
Hotel Santika Yogyakarta rencananya beroperasi di wilayah Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen.
BACA JUGA: BOB Gelar Lomba Desain Logo Berhadiah Puluhan Juta Rupiah
Selain Hotel Santika, Irawan menyebut ada beberapa pengusaha hotel lain yang juga sudah menyatakan minatnya membangun hotel di Gunungkidul. Namun ia belum membeberkan apa nama hotel yang dimaksud.
Irawan mengatakan selain di wilayah Playen, ada dua lokasi lagi yang sudah jadi incaran investor perhotelan, yakni wilayah Kapanewon Wonosari dan Saptosari. "Mereka [pengusaha hotel] sudah menjalin komunikasi dengan kami, ada beberapa yang saat ini sudah masuk tahap pengurusan izin lingkungan," ujarnya.
Menurutnya para investor itu berminat membangun hotel di Gunungkidul karena melihat geliat pariwisata Bumi Handayani menunjukkan trend positif. Saban tahun, ada peningkatan jumlah wisatawan, sehingga harus dibarengi dengan ketersediaan tempat menginap yang memadai. Ini jadi kesempatan investor untuk meraup pundi-pundi rupiah di sana.
BACA JUGA: Jalur Megathrust Ditetapkan Sebagai Kawasan Siaga Bencana
Lurah Logandeng, Suhardi membenarkan adanya investor perhotelan, yakni Hotel Santika yang akan masuk ke wilayahnya. Menurutnya pemrakarsa saat ini sedang dalam tahap persiapan lahan untuk pembangunan.
"Dari informasi yang saya terima sekarang lagi menyiapkan lahan untuk pembangunan itu," ujarnya.
Suhardi mengatakan kehadiran hotel berbintang ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Masyarakat terutama warga Logandeng berharap ada efek domino yang muncul seiring beroperasinya hotel di wilayahnya, seperti terbukanya lapangan pekerjaan baru dan menggeliatkan usaha perekonomian masyarakat.
"Tentunya kami sangat berharap pembangunan hotel ini bisa berdampak positif kepada warga Logandeng," harap Suhardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
DLH Sleman melarang limbah penyembelihan hewan kurban dibuang ke sungai demi mencegah pencemaran lingkungan saat Iduladha.
Microsoft mulai menghapus login OTP SMS dan beralih ke passkey demi meningkatkan keamanan akun pengguna dari ancaman siber.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Harga BBM dunia melonjak akibat konflik Iran, permintaan mobil listrik di Eropa naik drastis dan ubah pasar otomotif global.
Danantara menunjuk Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT DSI untuk mengawal ekspor batu bara, sawit, dan fero alloy.