Advertisement

Begini Awal Mula Pedagang Beringharjo Ketahuan Terinfeksi Corona

Newswire
Senin, 14 September 2020 - 20:37 WIB
Bhekti Suryani
Begini Awal Mula Pedagang Beringharjo Ketahuan Terinfeksi Corona Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Kasus positif COVID-19 di Kota Yogyakarta ditemukan di tempat usaha setelah seorang pedagang sayur di Pasar Beringharjo sisi timur terkonfirmasi positif corona dan selanjutnya dilakukan penyemprotan disinfektan di lokasi pedagang berjualan.

“Guna kepentingan disinfeksi, maka Pasar Beringharjo sisi timur akan diliburkan pada Selasa (15/9/2020). Akan dilakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh. Perlu diketahui, Pasar Beringarjo memiliki banyak gedung terpisah,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Senin (14/9/2020).

Advertisement

Selain penyemprotan disinfektan, juga dilakukan pelacakan terhadap kontak erat pedagang sayur tersebut. Hingga saat ini, total jumlah kontak erat atas kasus tersebut sudah tercatat sebanyak 18 orang yang selanjutnya akan dilakukan uji usap.

Pedagang di Beringharjo yang terkonfirmasi positif tersebut pada awalnya mengeluh batuk dan pada akhir Agustus diminta beristirahat di rumah. Pedagang mengikuti tes cepat dan diketahui hasilnya reaktif sehingga dilanjutkan uji usap dengan hasil positif.

Sebelumnya, kasus positif COVID-19 Yogyakarta juga terjadi di pedagang kaki lima Malioboro, bahkan pedagang tersebut meninggal dunia.

Pelacakan terhadap kontak erat terus dilakukan dan pada Senin (14/9/2020) terdapat tambahan enam kasus positif dari kontak erat pedagang.

“Pelacakan masih terus dilakukan. Bahkan kami memperluas wilayah untuk kebutuhan uji usap acak sebagai sampel untuk menentukan kondisi kasus COVID-19 di Malioboro. Sampel pedagang dari utara hingga selatan Malioboro,” katanya.

Hingga saat ini, Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta masih belum memberikan status klaster untuk temuan kasus COVID-19 di Malioboro karena pasien yang dinyatakan positif masih memiliki kontak erat dengan pedagang. “Ada yang masih satu keluarga dan ada yang shalat berjamaah,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, ruas PKL yang terdapat temuan kasus positif COVID-19 masih diliburkan. “Pedagang kaki lima lain masih tetap bisa beraktivitas seperti biasa, begitu pula dengan pengunjung,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Amalan Menyambut Bulan Puasa Ramadan

Amalan Menyambut Bulan Puasa Ramadan

Jogjapolitan | 10 hours ago

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dua Anak Hanyut di Kali Mampang Belum Ditemukan

News
| Minggu, 03 Maret 2024, 01:07 WIB

Advertisement

alt

Kegiatan Spiritual dan Keagamaan Jadi Daya Tarik Wisata di Candi Prambanan

Wisata
| Kamis, 29 Februari 2024, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement