Advertisement

Ketua Dewan Kebudayaan DIY Meninggal Dunia

Lugas Subarkah
Jum'at, 18 September 2020 - 15:37 WIB
Budi Cahyana
Ketua Dewan Kebudayaan DIY Meninggal Dunia Ilustrasi kematian - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Berita duka datang dari dunia kebudayaan DIY. Ketua Dewan Kebudayaan DIY, Djoko Dwiyanto, mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat (18/9/2020), pukul 10.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab kematiannya.

Kepala Bagian Humas Pemda DIY, Ditya Nanaryo Aji, mengatakan jenazah Djoko disemayamkan di rumah duka, Karangmojo RT 06, RW 03, Purwomartani, Kalasan. “Dimakamkan bakda Asar sore ini,” ujarnya, Jumat.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA: Kena Corona, Pendapatan Gunungkidul Turun Rp193 Miliar

Djoko Dwiyanto adalah Ketua Dewan kebudayaan DIY yang baru saja dilantik pada akhir Juli lalu. Kepergiannya terbilang mendadak karena dalam beberapa pekan terakhir ia masih mengikuti aktivitas Dewan Kebudayaan DIY yang saat ini tengah mempersiapkan pengajuan Sumbu Filosofis Jogja sebagai warisan budaya dunia kepada UNESCO.

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengaku kehilangan sosok yang selama ini sangat aktif di bidang pengembangan kebudayaan di DIY. “Beliau sudah malang melintang di dunia kebudayaan, menjadi dosen di UGM, pernah menjabat Kepala Dinas Kebudayaan,” kata dia.

BACA JUGA: Dikritik Banyak Pihak, Kemenag Ganti Sertifikasi Dai Menjadi Penguatan Kompetensi

Almarhum sebenarnya telah memasuki usia pensiun. Namun pengabdiannya pada dunia kebudayaan tidak berhenti dengan aktif di berbagai organisasi kebudayaan dan yang terdekat yakni memimpin Dewan kebudayaan DIY. “Tentu kami sangat kehilangan,” kata dia.

Anggota Dewan Kebudayaan DIY memiliki masa tugas 2,5 tahun, yakni 2020-2022. Sedikit berbeda dengan struktur kepengurusan sebelumnya yang hanya terdapat 13 anggota, dalam kepengurusan saat ini ada 32 anggota Dewan Kebudayaan.

“Sambil menunggu keputusan berikutnya, wakil ketua akan kami minta untuk menjadi pejabat sementara ketua. Untuk pengajuan UNESCO tetap jalan. Itu kan gawe-nya Pemda dengan masyarakat DIY. Dewan Kebudayaan menjadi salah satu unsur yang selalu men-support,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement