AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Demo mahasiswa di Malioboro menolak Omnibus Law Cipta Kerja pada Kamis (8/10/2020)-Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA-Ada pemandangan tak biasa saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja yang berujung bentrok di Jogja pada Kamis (9/10/2020).
Sebuah video yang mengabadikan momen antara polisi dengan mahasiswa peserta demo Jogja Memanggil saling membantu di tengah aksi demo tolak UU Cipta Kerja viral di media sosial Twitter.
Video tersebut diunggah ke Twitter oleh @budhihermanto pada Kamis (8/10/2020) malam.
Dalam unggahannya, @budhihermanto menuliskan, "Tadi siang dapat video ini, mahasiswa dan polisi di Jogja saling bantu. Sayang ada yang bikin rusuh, entah siapa."
Video yang merekam momen kebersamaan antara polisi dan demonstran yang saling membantu tersebut telah ditayangkan sebanyak 200,1 ribu kali serta mendapat 11,5 ribu suka, 3,9 ribu retweet, dan 397 tweet kutipan dari warganet.
Dalam video berdurasi 29 detik itu, diiringi latar belakang suara tembakan di lokasi, terlihat beberapa pendemo ikut membantu mengoleskan pasta gigi di sekitar mata polisi.
BACA JUGA: Bupati Gunungkidul Ingatkan Masker Harus Tutupi Mulut dan Hidung
Pemakaian pasta gigi di bagian bawah dan atas mata ini dipercaya berguna untuk mengurangi efek perih jika terkena gas air mata. Di video tersebut terlihat semua pendemo dan polisi yang bertugas sedang menggunakan atau mengoleskan odol di bagian wajahnya.
Di awal video, pendemo yang mengenakan hoodie biru sedang membantu memakaikan odol pada seorang polisi.
"Wes [sudah] Pak," ucapnya.
Polisi yang terbantu tersebut pun mengucapkan terima kasih kepada pendemo.
Selanjutnya, terlihat seorang driver ojek online (ojol) dan seorang pendemo yang juga turut membantu polisi mengenakan odol untuk melindungi matanya dari perihnya gas air mata.
Tadi siang dapat video ini, mahasiswa dan polisi di Jogja saling bantu. Sayang ada yg bikin rusuh, entah siapa. pic.twitter.com/Zk9GcFs6f3
— Budhi Hermanto (@budhihermanto) October 8, 2020
Pada akhir video ini, diperlihatkan dua orang pendemo yang membantu salah seorang polisi yang terlihat sudah berumur.
"Tambahi tambahi. Atas, pun pun dinganukke mawon [udah udah, diitukan aja] Bapak," ucap si pembuat video kepada polisi tersebut.
Video kejadian yang terlihat berlokasi di Jalan Perwakilan dekat Malioboro ini menuai banyak respons dari warganet. Mereka turut senang melihat momen kebersamaan polisi dan warga sipil yang membuat hati adem, dan ada juga yang turut terharu ketika melihat peristiwa tersebut.
"Seneng banget ngeliat saling bantu gini, ga kepancing provokator," tulis akun @sheleleee_.
"Pengen liat yang gini aja, yang adem ayem," ujar akun @_zaarin.
"Sedih gak sih, mau polisi dan pendemo mereka sebenarnya baik baik aja. Dalang dan jongos2nya aja yang bikin rusuh, dan mereka diem diem aja nonton setelah buat kerusuhan," kata akun @nellaneloy.
Selain itu, akun @kiridiempat juga turut menuliskan komentarnya, "Nangis liat ini :( padahal tiap aksi bisa damai damai saja sebenernyaaa".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
DPRD DIY meminta pemerintah dan DPR RI menyinkronkan aturan ojol dalam RUU Ketenagakerjaan dan revisi UU LLAJ.
Pendapatan parkir Sleman baru Rp3,17 miliar hingga September 2026. DPRD menilai masih banyak potensi PAD yang bisa dioptimalkan.
Lima motuba seperti Civic Estilo, Starlet, BMW E30, W124 dan Lancer GTi masih diburu karena desain, sejarah, komunitas, dan kelangkaannya.
Kemarau panjang belum memicu gagal panen di Bantul. Petani menyesuaikan komoditas, memilih palawija dan padi berumur pendek.
Survei Ipsos menempatkan Indonesia di posisi kedua dunia dalam kepuasan kehidupan asmara dengan skor 85, hanya di bawah Thailand.