Sejarah Gunung Anak Krakatau, Lahir dari Reruntuhan 1883 hingga Kisah Tsunami
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA--Stasiun Klimatologi BMKG DIY memprediksi ada beberapa kecamatan di DIY yang diperkirakan terjadi hujan ringan pada jam tertentu.
Berdasarkan unggahan akun twitter @StaklimJogja kecamatan yang diperkirakan terjadi hujan ringan pada Senin (19/10/2020) berada di Sleman, Kulonprogo, Bantul dan Gunungkidul serta Kota Jogja.
Berikut kami sampaikan Prakiraan Cuaca Esok Hari wilayah D.I. Yogyakarta, 18 Oktober 2020. Semoga bermanfaat?#InfoCuacaJogja #BMKGDIY Cc: @SAR_NASIONAL @BNPB_Indonesia @poskopmidiy @StaklimJogja pic.twitter.com/fHTc4Ks3TP
— BMKG Staklim Jogja (@StaklimJogja) October 18, 2020
Adapun kecamatan yang diperkirakan terjadi hujan tersebut antara lain :
Bantul
Semua kecamatan diperkirakan terjadi hujan ringan diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB serta beberapa kecamatan diprediksi berawan lebat.
Gunungkidul
Semua kecamatan diperkirakan terjadi hujan ringan diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB serta beberapa kecamatan diprediksi berawan lebat.
Kulonprogo
Semua kecamatan diperkirakan terjadi hujan ringan serta berawan lebat.
Berikut kami sampaikan Prakiraan Cuaca Esok Hari wilayah D.I. Yogyakarta, 18 Oktober 2020. Semoga bermanfaat?#InfoCuacaJogja #BMKGDIY Cc: @SAR_NASIONAL @BNPB_Indonesia @poskopmidiy @StaklimJogja pic.twitter.com/EzonGjRdJH
— BMKG Staklim Jogja (@StaklimJogja) October 18, 2020
Kota Jogja
Semua kecamatan diperkirakan terjadi hujan ringan diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB serta beberapa kecamatan diprediksi berawan lebat.
Sleman
Semua kecamatan diperkirakan terjadi hujan ringan diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB serta beberapa kecamatan diprediksi berawan lebat.
Update Citra Radar Cuaca DIY 19 Oktober 2020 Pukul 06.40 WIB#InfoCuacaJogja #BMKGDIY Cc: @SAR_NASIONAL @BNPB_Indonesia @poskopmidiy @StaklimJogja pic.twitter.com/As1L6QUBD3
— BMKG Staklim Jogja (@StaklimJogja) October 18, 2020
Stasiun Klimatologi Kembali memperbarui prakiraan cuaca pada Senin (19/10/2020) pagi melalui grafis yang menyebutkan bahwa potensi hujan ringan hingga sedang juga terjadi di Sleman (Turi) Kulonprogo (Kalibawang, Temon, Wates, Panjatan), Bantul (Imogiri).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Rudal Iran disebut makin canggih dengan teknologi pencari target. Kemampuan ini meningkatkan ancaman terhadap kapal perang AS di Selat Hormuz.
Kampanye calon lurah di Gunungkidul dijadwalkan berlangsung 20-22 September 2026. Pilur akan digelar pada 26 September 2026.
Kejagung mengusut dugaan korupsi lahan Inhutani V oleh PT PSMI. Rp1 triliun disita, 47 saksi diperiksa, tetapi belum ada tersangka.
Basarnas memperluas pencarian lima jurnalis hilang di perairan Selat Sunda ke empat sektor dengan mengerahkan 13 kapal pada hari keempat.
Xiaomi memastikan Redmi Note 17 Series masuk Indonesia pada 16 September 2026, dengan varian Pro Max membawa baterai 10.000 mAh.