95 Karyawan Positif Covid-19, Perusahaan Telekomunikasi di Sleman Tetap Beroperasi

Ilustrasi. - Freepik
19 Oktober 2020 20:57 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman menyebut klaster perkantoran yang berasal dari sebuah perusahaan telekomunikasi di Sleman saat ini memiliki total kasus sebanyak 95 kasus positif Covid-19. Kendati sempat ditutup untuk sterilisasi, kantor tersebut kini kembali beroperasi.

Koordinator Data Covid-19 Dinas Kesehatan Sleman, Wirdasari Hasibuan merinci dari 1.300 karyawan dari perusahaan tersebut seluruhnya sudah dilakukan rapid test. Karyawan yang ditemukan reaktif langsung dilakukan swab, sementara yang non-reaktif dites ulang. Tracing yang dilakukan Dinkes Sleman hingga Senin (19/10/2020) ada 95 kasus positif di perusahaan tersebut. Sebanyak 69 di antaranya merupakan warga Sleman.

BACA JUGA: Motor Berknalpot Blombongan Masuk Kaliurang Dirazia Polisi

"95 itu tersebar di seluruh DIY Jateng. Mereka diisolasi di daerah masing-masing, jadi kami koordinasi dengan tempat karyawan itu tinggal," kata Wirdasari kepada wartawan di Kantor Setda Sleman, Senin (19/10/2020).

Kantor tersebut sempat tutup selama lima hari untuk sterilisasi. Pihak Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman juga telah berkoordinasi dan memberikan rekomendasi untuk perusahaan tersebut. "Kami sedang menunggu hasil jawabannya, surat rekomendasi kami berikan Senin kemarin," kata dia.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi menerangkan penutupan untuk sterilisasi kantor sempat dilakukan, namun hanya di lantai dua dan tiga yang menjadi lokasi infeksi. Saat ini, kantor tersebut tetap beroperasi. "Kalau ada kegiatan, yang masuk adalah karyawan yang sudah negatif," kata Evie, sapaannya.