Sastrawan Jogja Bakal Bacakan Puisi Berbahasa Jawa di Sumbu Imajiner

Akhir Lusono/Ist
23 Oktober 2020 19:27 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sastrawan Jogja Akhir Lusono akan membacakan gurit atau puisi berbahasa Jawa di sumbu imajiner yang punya makna filosofi bagi Jogja.

Akhir Lusono adalah sastrawan Jawa yang menggeluti dunia sastra Jawa. Khususnya geguritan atau puisi tradisional berbahasa Jawa dan cerita cekak.

Kiprahnya telah banyak dilakukan. Diantaranya adalah pagelaran ekstrem konsep don't cry mama, baca gurit selama 5 hari 5 malam dalam waktu terlama dan mendapat rekor MURI, membaca gurit keliling Jogja, pameran geguritan di kampungnya dan di masa pandemi berulah pula di kanal you tube dengan gurit mbelingnya.

Karya buku yang telah dibuat di antaranya kumpulan esai buku dengan judul menolak kemapanan semu, buku kumpulan cerita cekak yang berjudul ajur, kumpulan geguritan jilid 1 dan jilid dua dengan judul srengenge emas, serta beberapa waktu lalu menerbitkan buku gurit berjudul gurit wanci ama.

Sastrawan Jawa yang sekaligus presenter TV, pengelola radio dan juga Youtuber ini pernah ke Jerman dan baru saja mengikuti konferensi internasional bidang managemen yang kegiatannya mendapatkan rekor MURI.

Akhir Lusono akan genap berusia 50 tahun, pada Minggu, 25 Oktober 2020. Menandai usia emasnya, si penggurit mbeling ini akan membacakan gurit di titik imajiner.

BACA JUGA: Update 23 Oktober: Covid-19 di DIY Sentuh Angka 3.462 Kasus

"Di mulai dari membaca gurit di lereng Gunung Merapi, kemudian Tugu Pal Putih Jogja, Alun-Alun Utara atau depan Kraton Jogja, kandhang menjangan dan akan di akhiri di pantai selatan atau Parangkusumo," kata Akhir Lusono melalui rilis, Jumat (23/10/2020).

Dua buku antologi yang telah diterbitkan akan menjadi materi guritnya. Akhir Lusono dalam membaca ini akan di temani dua orang karibnya, yakni Slamet Muhtadi dan Sugiyatno. Dalam rencananya Akhir Lusono akan menggunakan kostum wayang Werkudara.

Banyak judul gurit yang ada dalam dua bukunya tersebut. Di antara judulnya adalah: Merapi, Malioboro, Gurit Wirit, Anak Wengis Ibu Nangis, Panelangsan, Basa Jawa, Gisiking Samodra, Simbok, Wonosari, Cupu Watu dan judul yang lain.

Direncanakan kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, 25 Oktober 2020.