Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 28 penambahan kasus positif pada Jumat (23/10/2020). Bantul mendominasi penambahan sebanyakan 14 kasus. Sementara 25 kasus dinyatakan sembuh.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 2 kasus, Bantul 14 kasus dan Sleman 12 kasus. “Dari pemeriksaan pada 616 sampel dari 520 orang,” katanya.
Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 14 kasus, periksa mandiri 5 kasus, perjalanan luar daerah 1 kasus dan masih dalam penelusuran 8 kasus. Adapun kasus sembuh berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 11 kasus, Bantul 6 kasus, Kulonprogo 2 kasus dan Gunungkidul 6 kasus.
BACA JUGA: Selama Pandemi, Penderita Diabetes Harus Lebih Waspada
Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 3.462 kasus, dengan 2.806 kasus sembuh. Sementara penggunaan bed di rumah sakit rujukan untuk kritikal sebanyak 25 bed dan non kritikal 153 bed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Anggaran Kemendikdasmen 2027 disetujui Rp61,1 triliun. Pemerintah juga mengajukan tambahan Rp157,76 triliun untuk berbagai program pendidikan.
DPRD Jogja mendorong ruang publik berbasis cagar budaya dikembangkan sebagai penggerak ekonomi kemantren, termasuk melalui program Latar Rejo.
Qodari menegaskan komunikasi kebijakan sama pentingnya dengan program pemerintah. Bakom RI akan mengoptimalkan jejaring 8.000 humas.
Pieter Huistra absen latihan PSS Sleman karena menghadiri rapat PSSI di Jakarta. Demerson memimpin latihan jelang laga kontra Bali United.
Mentan Amran Sulaiman memecat 13 pejabat Kementan karena terlibat judi online dan pelanggaran disiplin setelah peringatan diabaikan.