Advertisement
Pemkab Bantul Akan Terapkan Zonasi untuk Penerbangan Layang-layang
Ilustrasi - JIBI/Bisnis.com/Dwi Prasetya
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pariwisata Bantul akan menerapkan zonasi di sejumlah pantai untuk menerbangkan layang-layang.
Zonasi ini diterapkan agar penerapan protokol kesehatan dan pengawasan terhadap kegiatan penerbangan layang-layang lebih mudah diawasi.
Advertisement
“Kami sudah melakukan komunikasi dan koordinasi, baik dengan pemerintah desa, dan Satpol PP. Nantinya, memang akan ada zonasi untuk kegiatan penerbangan layang-layang,” kata Kepala Seksi Objek Wisata Dispar Bantul Alexander Joko Wintolo, Kamis (12/11/2020).
Baca juga: Kapolda Jateng: TNI-Polri Siap Dukung Penanganan Bencana Erupsi Merapi
Menurut Joko, jika mengacu kepada kegiatan penerbangan yang sering dilakukan, kemungkinan zona yang akan diterapkan untuk penerbangan layang-layang akan dipusatkan di Pantai Parangkusumo. Selain lebih mudah diawasi, lokasi tersebut, selama ini biasa digunakan untuk penerbangan layang-layang.
“Tapi untuk kejelasannya, nanti masih akan ada rapat koordinasi lagi. Yang jelas, sudah ada kesepakatan untuk menerapkan zonasi penerbangan layang-layang,” lanjut dia.
Lebih lanjut Joko mengungkapkan jika berdasarkan koordinasi dengan Satpol PP dan Kepala Desa Parangtritis, Srigading dan Poncosari, didapatkan kesimpulan jika kegiatan penerbangan layang-layang yang selama ini dilakukan, masih belum menerapkan protokol kesehatan. Selain banyak yang belum menggunakan masker, dan cuci tangan, jaga jarak juga sulit diterapkan.
Baca juga: Danang Wicaksana Sulistya Sebut Karoseri Dolasindo Bisa Menjadi Inspirasi
“Oleh karena itu, akan ada tindak lanjut dari Satpol PP, agar kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
GBK Dipadati Suporter Timnas Indonesia, Ribuan Polisi Disiagakan
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







