Laga Hidup Mati Turki vs Paraguay, Tentukan Nasib di San Francisco
Turki vs Paraguay di Piala Dunia 2026 jadi laga hidup mati Grup D yang menentukan nasib kedua tim di fase grup.
Foto ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul memastikan menganggarkan Rp3,85 miliar pada APBD 2021 untuk perbaikan dan pembangunan 19 sekolah di wilayahnya.
Adapun 19 sekolah tersebut terdiri dari 8 sekolah dasar, 7 sekolah menengah pertama dan 4 sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD).
Sekretaris Disdikpora Bantul Riswidodo mengatakan penganggaran untuk perbaikan dan pembangunan 19 sekolah tersebut didasarkan kepada skala prioritas. Disdikpora melihat perbaikan dan pembangunan untuk 19 sekolah tersebut sudah memenuhi skala prioritas layanan.
Adapun terkait dengan lokasi dan detail 19 sekolah yang diajukan, Riswidodo masih enggan berkomentar.
Baca juga: Pemerintah Bakal Salurkan BLT Rp1,8 Juta untuk Guru Honorer, Ini 5 Syaratnya
“Oleh karena itu kami ajukan anggaran tersebut. Karena hal ini kami rasa sudah memenuhi standar pelayanan minimal,” papar Riswidodo, Rabu (18/11/2020).
Lebih lanjut Riswidodo mengungkapkan pada rencana kerja dan anggaran APBD 2021, Disdikpora menganggarkan Rp722 miliar untuk belanja. Dari jumlah tersebut, Rp378 miliar digunakan untuk pembiayaan gaji.
Baca juga: Curhat Sri Mulyani Betapa Sulitnya Kelola Keuangan Negara Saat Pandemi
“Termasuk Rp46 miliar untuk pembayaran intensif untuk guru dan tenaga tidak tetap,” paparnya.
Selain gaji, Riswidodo menyatakan jika yang banyak menyedot banyak anggaran adalah bidang pemuda dan olahraga. Di bidang tersebut, dianggarkan Rp3 miliar untuk sejumlah kegiatan di antaranya adalah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan sejumlah kegiatan lainnya.
“Sementara untuk anggaran pengelolaan sarpras di tempat kami justru mengalami penurunan. Dari Rp119 miliar pada 2019, saat ini hanya Rp117 miliar,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Turki vs Paraguay di Piala Dunia 2026 jadi laga hidup mati Grup D yang menentukan nasib kedua tim di fase grup.
Damkarmat Kota Jogja ajukan tambahan Rp75 juta BBM, layanan darurat tetap prioritas, non-darurat lebih selektif.
Ratusan massa di Jogja dukung program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dan mendesak penindakan tegas kasus korupsi BGN.
Delapan tanda rumah boros listrik yang sering tidak disadari serta cara efektif menekan tagihan bulanan secara hemat energi.
Dinkes Sleman gunakan SIPOTIK untuk awasi psikotropika, cegah penyalahgunaan obat lewat sistem digital berbasis NIK di fasilitas kesehatan.
Iran menghadapi pembatasan ketat di Piala Dunia 2026. Pemulihan pemain, perjalanan tim, dan persiapan laga terdampak aturan khusus.